Connect With Us

Harga Cabai Melonjak Rp120 Ribu, Omzet Rumah Makan di Tangerang Berdampak

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 11 Januari 2017 | 15:00

| Dibaca : 455

Salah satu rumah makan yang mengaku berdampak karena harga cabai naik. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)


TANGERANGNews.com-Melonjaknya harga cabai di pasar tradisional Kota Tangerang yang mencapai Rp120 ribu per kilogramnya, berdampak pada omzet rumah makan. Pasalnya, meski harga cabai naik, pengelola rumah makan tidak ada yang menaikkan harga.


John, pengelola rumah makan padang Umega Jaya di Jalan Maulana Yusuf, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, mengatakan, imbas dari mahalnya harga cabai yakni penjualan yang tidak seimbang. Apalagi rumah makan padang banyak menggunakan cabai sebagai bahan utamanya

“Meski harga cabai naik, pembelian kita masih tetap, kita tidak mengurangi bahan karena nanti rasanya akan beda,  harga juga masih tetap. Cuma jadinya tidak seimbang antara modal untuk bahan dengan pemasukan,” jelasnya, Rabu (11/01/2017).

Selain itu, Yogi, pengelola restoran Spesial Sambal (SS) di Pasar Lama, Kota Tangerang juga tidak menaikkan harga meski harga cabai mahal. Rumah makan yang menu utamanya berbagai jenis sambal ini setiap harinya membutuhkan sekitar 13 Kilogram cabai.

“Kita tetap beli, tidak ada pengurangan pembelian bahan baku walau cabai naik. Harga makanan juga tidak dinaikkan. Memang ini salah satu resikonya,” tukasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan harga yang dikeluarkan Pemerintah Kota Tangerang per tanggal 9 Januari kemarin, harga cabai rawit merah masih bertahan di angka Rp120.000 perkilogram. Sementara cabai rawit hijau di kisaran Rp80.000 perkilogram dan harga cabai kriting merah dipatok Rp60.000 perkilogram.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kini Binus Univesity Buka Program Studi Baru Program Profesi Insinyur

Kini Binus Univesity Buka Program Studi Baru Program Profesi Insinyur

Senin, 12 Juni 2017 | 11:00

TANGERANGNEWS.com- Binus University membuka studi baru yakni Program Profesi Insinyur (PPI). Theresia Hastuti, Marketing Communication Binus University mengatakan, hal itu seiring dengan rencana dari pemerintah yang gencar melakukan pembangunan infrastru

WISATA
<i>Coffee Rider</i> Tempat Ngopi Favorit <i>Bikers</i> di Tangerang

Coffee Rider Tempat Ngopi Favorit Bikers di Tangerang

Minggu, 21 Mei 2017 | 13:00

“Awalnya masih berupa kedai dan tempatnya masih outdoor di depan toko baju Monochrome. Tenyata banyak yang suka, anak-anak motor kostum sering mampir untuk ngopi. Karena peminatnya banyak tapi tempatnya kecil, kita pindah ke tempat yang lebih besar di la

KAB. TANGERANG
Banser Tangerang Turut Mengurai Kemacetan di Bitung

Banser Tangerang Turut Mengurai Kemacetan di Bitung

Kamis, 22 Juni 2017 | 19:30

TANGERANGNEWS.com-Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tangerang mendirikan Posko mudik Banser 2017 di lokasi rawan kemacetan di Jalan Raya Serang, Bitung sejak Rabu (21/6/2017).

BISNIS
Apple Bangun Pusat Riset di The Breeze BSD

Apple Bangun Pusat Riset di The Breeze BSD

Kamis, 30 Maret 2017 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Apple membangun pusat riset di Green Office Park, BSD City, Tangerang, Banten. Hal itu dilakukan sebagai bagian dari persyaratan Pemerintah yang mewajibkan untuk pemasaran iPhone di Indonesia.

"Dalam diri kita terdapat kekuatan, tetapi rahasia kesuksesan adalah dengan menggunakan kekuatan dan bakat kita dan bersiap-siap menyambut ketika kesempatan datang."

Walter Matthews