Connect With Us

Polisi Duga Kekasih Casriah Pelaku Pembunuhan

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 18 Januari 2017 | 14:00

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol, Harry Kurniawan, Selasa (17/1/2017) mengungkapo identitas mayat wanita yang dibunuh di dalam hotel. Belakangan penyidik mengumumkan nama korban adalah Cariah. (@tangerangnews 2017 / Dena Perdana)


TANGERANGNews.com-Misteri pembunuhan, Casriah, 35, di Hotel Flamboyan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, mulai terkuak. Dugaan pelaku mengarah kepada kekasih korban.

Hal itu terungkap dari rekaman CCTV di depan kamat hotel tempat korban tewas. Laki-laki yang chek in bersama korban dikenali oleh suami korban yang saat ini sudah pisah ranjang selama satu tahun.

"Suami korban sudah tahu dia menjalin hubungan dengan orang yang diduga pelaku, tapi tidak kenal. Korban dan suami sudah pisah ranjang tetapi belum cerai," kata Waka Polres Metro Tangerang,  AKBP Erwin Kurniawan, Rabu (18/1/2016).

Saat ini pihak kepolisian tengah memburu pelaku dan mencari identitasnya. Untuk, motifnya masih coba dalami.

"Kita sudah periksa saksi-saksi termasuk majikan korban tempak korban bekerja," jelas Erwin.

Menurut Erwin, korban yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga ini sempat izin dengan majikannya untuk keluar selama dua jam.

"Tapi dia memperpanjang izin lagi, sampai besok," jelasnya.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill