Connect With Us

KPU Kota Tangerang Libatkan 22.629 Penyelenggara Pilkada Banten 2017

Denny Bagus Irawan | Kamis, 19 Januari 2017 | 18:00

Komisioner KPU Kota Tangerang saat menyampaikan hasil penelitian partisipasi pemilih untuk Pilkada Kota Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

 

TANGERANGNews.com–KPU Kota Tangerang memastikan akan melibatkan tak kurang dari 22.629 penyelenggara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten tahun 2017 ini. Puluhan ribu penyelenggara ini merupakan sumber daya manusia (SDM) yang telah ditetapkan mulai dari tingkatan KPU, PPK, PPS, KPPS hingga Petugas Ketertiban TPS.

“Secara SDM kami sudah siap. Apalagi, terhitung sejak 14 Februari lalu, sebanyak 22.121 penyelenggara di tingkat TPS sudah terbentuk. Mereka terdiri dari 17.276 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan 4.936 Petugas Ketertiban TPS,” kata Sanusi, Ketua KPU Kota Tangerang.

 

Penyelenggara baik di tingkat KPPS maupun Petugas Ketertiban TPS ini terbentuk setelah sebelumnya sebanyak 312 penyelenggara di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS), 65 penyelenggara di tingkat Pantia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan 40 penyelenggara di tingkat KPU Kota Tangerang terbentuk. “Melihat kesiapan SDM tentu kami semakin yakin, Pilkada Banten ini bisa berjalan dan mulus sampai harinya nanti, yakni Rabu 15 Februari 2017,” ujar Sanusi.

 

Selanjutnya, guna mematangkan kemampuan dan kemahiran penyelenggara di tingkat PPK, PPS dan KPPS dalam proses pemungutan dan penghitungan suara, KPU Kota Tangerang akan melakukan sejumlah rangkaian bimbingan teknis (Bimtek) kepada seluruh jajaran SDM di bawah KPU Kota Tangerang.

 

“Setelah pada Rabu (18/1) lalu PPK kami bimtek tentang pemungutan dan pengitungan suara di TPS, selanjutnya PPK akan membimtek hal serupa kepada PPS dan diteruskan PPS akan mentransfer ilmu dan pengetahuannya kepada KPPS secara berjenjang mulai 19 Januari 2017 hingga 3 Februari 2017. Kami ingin KPPS, PPS dan PPK mengerti dan paham betul tugas mereka sebagai penyelengara,” imbuhnya.

 

Pada kesempatan itu, Sanusi juga berharap, dengan adanya pasukan sebanyak 22.629 penyelenggara Pilkada Banten 2017 di Kota Tangerang, proses Pilkada Banten 2017 semakin mudah dan menentukan. Hal ini sejalur dengan harapan KPU Provinsi Banten yang terus mendengungkan semboyan mereka bahwa Pilkada Banten 2017 harus berjalan dengan “Mudah dan Menentukan”.

 

“Semoga Pilkada Banten kali ini benar-benar mudah dan menentukan. Seperti harapan pimpinan kami di KPU Provinsi Banten. Mudah dalam prosesnya dan menentukan dalam hasilnya. Dan sukses untuk semua pihak, baik penyelenggara, peserta maupun masyarakat pemilih secara keseluruhan,” pungkasnya.

 

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

KAB. TANGERANG
Ramadan Dilanda Banjir, Warga Villa Tomang Tangerang Buka Puasa di Pengungsian

Ramadan Dilanda Banjir, Warga Villa Tomang Tangerang Buka Puasa di Pengungsian

Jumat, 20 Februari 2026 | 20:20

Warga korban banjir di Perumahan Villa Tomang Baru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, yang terpaksa harus buka puasa di tempat pengungsian pada Jumat 20 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill