Connect With Us

Tiga TPS di Kota Tangerang Juga Sudah Dibuka

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 17 Februari 2017 | 19:00

Ilustrasi Pilkada (Dira Derby / TangerangNews)


TANGERANGNews.com-Kotak suara di tiga TPS Kecamatan Tangerang diduga dibuka oleh anggota PPS sebelum rapat pleno penghitungan suara di PPK. Lokasi TPS tersebut berada di Kelurahan Kelapa Indah yakni TPS 1 dan TPS 7, serta Kelurahan Sukarasa TPS 3.

Berdasarkan informasi, alasan pihak PPS membuka kotak suara tersebut dikarenakan formulir C1 yang seharusnya berada di luar kotak suara masuk ke dalam kotak suara tersebut.

Hal ini diketahui Panwascam atas laporan warga, saat PPK Tangerang hendak menggelar menggelar pencocokan data C1 yang dipegang saksi dan panwaslu dengan yang ada didalam kotak suara di Aula Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Jum'at (17/2/2017).

Sementara Ketua Panwaslu Kota Tangerang Agus Muslim ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa, hal tersebut bukan pembukaan kotak suara, tapi segel pada gembok kotak suara yang rusak.

"Jadi laporan yang saya dapat itu segel di bagian lubang kunci gembok bolong, tapi gemboknya ada, sehingga menimbukan kecurigaan. Tapi tidak ada indikasi pembukaan kotak suara," jelasnya.

KAB. TANGERANG
Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini

Sudah 6 Hari Terbakar, Hujan Buatan untuk TPA Jatiwaringin Malah Tertunda Akibat Hal Ini

Minggu, 5 Juli 2026 | 19:50

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk penanganan kebakaran yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) harus ditunda kembali.

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill