Connect With Us

Meski Unggul 6 Kota/Kabupaten, Rano-Embay Kalah 1,86% dari WH-Andika

Denny Bagus Irawan | Minggu, 19 Februari 2017 | 11:00

Tabulasi KPU dalam Pilkada Banten. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Data masuk ke system hitungan cepat KPU yang tersedia di laman https://pilkada2017.kpu.go.id/hasil/t1/banten terlihat pada pagi ini, Minggu (19/2/2017) sekitar pukul 10.48 WIB diketahui telah masuk sebanyak 99.91 persen atau sebanyak 16.525 TPS.

Penghitungan suara yang mengacu pada data formulir C-1 yang dilakukan secara elektronik (real count) oleh KPU untuk Pigub Banten 2017 menunjukkan pasangan calon nomor urut satu Wahidin Halim-Andika Hazrumy (WH-Andika) unggul 1,86 persen suara atas pasangan calon nomor urut dua, Rano Karno-Embay Mulya Syarief (Rano-Embay).  Wh-Andika 50,93 persen atau 2.403.197 suara. Rano-Embay 49,07 persen 2.315.533 suara. Selisih 87.664 suara.  

Rano –Embay memang unggul di enam Kota/Kabupaten,  tapi selisihnya amat tipis. Rano-Embay menang di Kota Cilegon 57,6 persen.  Kota Serang 55.5 persen, Kota Tangerang Selatan 52.3 persen,  Kabupaten Lebak 57.1 persen, dan Kabupaten Pandeglang 53,6 persenserta Kabupaten Tangerang (sementara baru 99.66 persen) 51,4 persen.

Pasangan WH-Andika hanya unggul di Kabupaten Serang 55,3 persen dan Kota Tangerang menang telak 66,8 persen.

  

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill