Connect With Us

Dor! Spesialis Begal Ninja Ditembak Polisi Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 1 Maret 2017 | 13:00

Tersangka begal saat diamankan petugas. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)


TANGERANGNews.com-Pelaku begal yang kerap beraksi di Kota Tangerang dengan menggunakan senjata api ditembak  kakinya oleh aparat Polres Metro Tangerang Kota. Pelaku berinisial UU itu kerap mengincar sepeda motor jenis Kawasaki Ninja.

Wakapolrestro Tangerang, AKBP Erwin Kurniawan mengatakan, pelaku terpaksa ditembak karena melawan petugas saat ditangkap di kawasan Karawaci.

"Pelaku mencoba melawan dengan senpi. Petugas langsung menembak kakinya," ujarnya, Rabu (1/3/2017).

Pelaku beraksi bersama rekannya yang tengah buron di wilayah Karawaci, Cipondoh, dan Jatiuwung. Modusnya memepet pengendara dan mengancam menggunakan senjata api.

"Begal ini komplotan Palembang. Biasanya merampas sepeda motor jenis Kawasaki Ninja. Hasil curian motor Ninja dijual ke daerah Serang seharga Rp. 10 juta per unitnya," ucap Erwin.

Erwin menambahkan, mereka  juga menggunakan  senjata api rakitan guna melancarkan aksinya dan tidak segan-segan menembak korbannya jika melawan. Kini, polisi pun masih menyelidiki dari mana tersangka mendapatkan pistol itu.

Akibat perbuatannya itu tersangka dijerat Pasal 365 Undang - undang KUHP tentang pencurian. "Ancamannya 12 tahun kurungan penjara," papar Erwin.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill