Connect With Us

Polisi bubarkan paksa aksi Sweeping Pengemudi Ojek Online di Tangerang

Agus Riyadi (GES) | Rabu, 8 Maret 2017 | 21:00

| Dibaca : 7845

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin saat menenangkan massa driver ojek online. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)


TANGERANGNews.com- Pihak Kepolisian Resort (Polres) Metro Tangerang membubarkan secara paksa aksi sweeping pengemudi ojek online yang dilakukan diwilayah Kota Tangerang sejak sore tadi.

Tindakan pembubaran itu, salah satunya terpantau dikawasan Jalan Jendral Sudirman, Cikokol.

Kasat Intel Polres Metro Tangerang, AKBP Danu Wiyata menegaskan, bila aksi sweeping oleh para pengemudi driver online itu dapat menggangu kepentingan umum lainnya.

"Kami harus bubarkan ini, karena kondisinya sekarang sudah malam. Pasti akan jadi menggagu orang. Mereka juga kan punya anak dan istri, dirumah sudah nunggu, makanya kita suruh pulang," tegasnya, disela-sela giat pembubaran ini.

Informasi terpisah, satu orang driver online yang menjadi korban tabrak oleh satu Angkutan Kota (Angkot) dikawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Cikokol, kini tengah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit (RS) Sari Asih, Karawaci.

Belakangan diketahui korban bernama Jamil. Hingga kini, kondisi korban pun masih belum sadarkan diri.

KAB. TANGERANG
Ini Identitas Ojol Gantung Diri di Cikupa

Ini Identitas Ojol Gantung Diri di Cikupa

Kamis, 9 Juli 2020 | 14:39

TANGERANGNEWS.com-Pengemudi ojek online (Ojol) yang tewas gantung diri di Kampung Semprok, RT17/7, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, diketahui bernama Sutrisno

MANCANEGARA
Napoleon, Ikan dari Indonesia Mulai Muncul Lagi

Napoleon, Ikan dari Indonesia Mulai Muncul Lagi

Jumat, 3 Juli 2020 | 09:45

TANGERANGNEWS.com-Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus)adalah ikan yang hidup diperairan terumbu karang. Konon dinamakan ikan Napoleon karena bentuk tonjolan di kepala ikan ini

TOKOH
Menenangkan Hati Kala Musibah COVID-19 Melanda

Menenangkan Hati Kala Musibah COVID-19 Melanda

Minggu, 28 Juni 2020 | 10:10

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 menjadi musibah terbesar yang pernah dialami umat manusia abad ini. Hampir seluruh bangsa-bangsa di dunia merasakan hal yang sama, yaitu memfokuskan segala sumber daya

"Dengan Hidup yang Hanya Sepanjang  Setengah Tarikan Napas, Jangan Tanam Apapun Kecuali Cinta."

Jalaluddin Rumi