Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.COM-Seiring berkembangnya teknologi dan ramainya pengguna media sosial, semakin besar pula peluang tersebarnya berita palsu, atau biasa disebut orang-orang dengan berita hoax. Untuk mencegah maraknya hoax, Pemkot Tangerang memberikan pelatihan kepada pegawainya di bidang Informasi Teknologi (IT).
"Pegawai Pemkot harus bisa memberikan informasi yang valid kepada masyarakat. Oleh karenanya jangan sembarangan nge-share informasi yang belum jelas, " ujarnya Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah, saat memberikan arahan pada acara Pelatihan dan Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Laboratorium Komputer Gedung Cisadane Kota Tangerang, Rabu (15/03/2017).
Arief mengatakan digitalisasi proses komunikasi membuat semua orang bisa menjadi produsen berita. Semuanya bisa memberitakan apa yang dilihat dan dialami. Hal ini terjadi di media sosial (medsos). Untuk itu, aparat bersama dengan media arus utama (mainstream) harus bisa meluruskan pemberitaan yang 'bengkok' tersebut.
"Contohnya kemarin, banyak beredar tuh informasi terkait serbuan dari salah satu kelompok transportasi berbasis aplikasi, padahal mereka lagi bersama saya, dan mereka saya tanya juga bilang itu informasi enggak bener," terangnya.
Arief juga meminta kepada aparat yang juga bagian dari masyarakat untuk bisa mengedukasi masyarakat dengan memberikan informasi yang aktual dan terpercaya. "Setidaknya arahkan mereka untuk mengakses informasi dari situs resmi pemerintah atau media yang terpercaya," tegasnya.
Dia berharap agar pegawai Pemkot Tangerang juga bisa terus membekali diri dengan pengetahuan terkait perkembangan teknologi informasi. Mengingat masih adanya pegawai yang belum bisa menggunakan aplikasi di ponsel pintar seperti android.
"Kita harus terus belajar. Sampai sekarang juga kalau (pegawai) enggak bisa masih nanya sama saya, bahkan yang instalin aplikasinya juga saya," tukasnya.
Untuk diketahui, Pelatihan Penerapan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi tersebut diikuti oleh 64 peserta yang berasal dari OPD dan Kecamatan se-Kota Tangerang.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga akhir Januari 2026.
Sinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews