Andra Soni Dorong Pengusaha Muda Manfaatkan Peluang dari Program MBG
Kamis, 7 Mei 2026 | 16:16
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita bernama Ira, 30, diamankan warga Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Sabtu (18/3/2017) malam. Warga khawatir wanita tersebut merupakan penculik anak, lantaran tidak bisa menunjukkan kartu identitas dan tidak jelas tujuannya kemana.
Berdasakan informasi, wanita yang berambut pendek dengan mengenakan jaket hitam ini telihat mutar-mutar di sekitar lokasi sejak sore. Saat ditanya waga, dia mengaku hendak ke rumah saudaranya. Namun dia tidak bisa menjelaskan dimana lokasinya.
Warga yang curiga akhirnya meminta wanita tersebut diam di masala. Informasi ini pun terdengar warga lain, hingga warga setempat beramai-ramai datang melihat wanita itu. “Sekarang kan lagi ramai berita penculikan anak. Takutnya kejadian. Lagian dia ditanya mau kemana jawabnya tidak jelas,” ujar Hendi, salah satu warga.
Warga melalui Ketua RT setempat akhirnya melaporkan hal itu ke Polsek Tangerang. Selanjutnya, Anggota kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamanankan wanita tersebut.
Sementara Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono mengatakan, pihaknya telah memintai keterangan wanita tersebut. Diduga wanita itu mengalami gangguan jiwa. Akhirnya pihaknya memulangkan wanita tersebut ke daerah asalnya di Serang.
“Dia mengalami gangguan jiwa, ditanya seperti orang linglung. Katanya dia dari Serang ke sini. Jadi kita bantu pulangkan,” katanya.
Gubernur Banten Andra Soni mendorong para pengusaha muda untuk menangkap peluang besar dari program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
TODAY TAGEarnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews