Connect With Us

Dijemput Kenalan FB, Pelajar SMP Asal Tangerang Dijadikan Pelayan Laki Hidung Belang

Denny Bagus Irawan | Minggu, 19 Maret 2017 | 17:00

Marsel gadis asal Tangerang yang dijual untuk dijadikan pelayan laki-laki hidung belang di Palembang, Minggu (19/03/2017). (Tangerangnews / Denny Bagus Irawan)

TANGERANGNEWS.com- Marsel (16) warga asal Tangerang diduga telah menjadi korban perdagangan manusia.Gadis berambut panjang tersebut, saat ini telah berada di Polresta Palembang, Sumatera Selatan.
 
Dari pengakuan Marsel awal mulanya dia datang ke Palembang setelah dijemput oleh teman jejaring sosial Facebook, bernama Safira, pada 2014 lalu.
 
Setelah itu, Safira merayu Marcel untuk berkunjung ke Palembang dan membawanya dengan menggunakan mobil travel.
 
"Waktu itu saya masih kelas 2 SMP Negeri 12 Tangerang. Kenal dengan Safira melalui FB dan diajak main ke Palembang. Saya akhirnya ikut, Safira menjemput saya di rumah dan pamitan sama ibu" kata Marsel seperti dikutip dari vivanews.
 
Rupanya, selama di Palembang, Marsel bukanlah diajak untuk berwisata. Melainkan dijadikan Waiters disebuah kafe yang berada di kawasan Sungki. 
 
 
"Saya tinggal sama mamanya dan Safira. Tidak tahu jalannya dimana disini (Palembang). Kalau malam diajak kerja di Kafe, untuk melayani tamu laki-laki dikasih minum miras" ujar gadis tersebut. 
 
Selama tiga tahun bekerja sebagai waiters, Marsel tak sepeserpun menerima upah dari Safira.Sehingga, pada Sabtu 18 Maret 2017 malam, Marcel akhirnya melarikan diri dan tiba di Pos penjagaan Polresta Palembang.
 
" Saya jalan kaki cari kantor Polisi. Lihat ada disini, saya numpang tidur" katanya. 
 
 
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban untuk meminta keterangan lebih lanjut.
 
 
"Korban masih linglung, jadi belum bisa memberikan keterangan jelas," kata Maruly.
 
Menurut Maruly, sejauh ini mereka telah berkoordinasi dengan Polres-polres lain termasuk Tangerang.
 
" Bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarga harap segera melapor ke Polisi, dengan membawa keterangan akte kelahiran dan bukti-bukti lainnya. Sekarang keterangan dari korban masih kita tampung sementara"ujarnya. 
 
 
Marcel sendiri, mempunyai ciri-ciri berambut panjang, dikuncir mengenakan baju putih, dilapisi kardigan warna coklat dan memakai celana panjang jeans warna biru. Berkulit sawo matang.
TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

KAB. TANGERANG
Kosmetik Ilegal Asal Tiongkok di Gudang Tangerang Berpotensi Rugikan Negara Rp4,78 Triliun

Kosmetik Ilegal Asal Tiongkok di Gudang Tangerang Berpotensi Rugikan Negara Rp4,78 Triliun

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:07

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menyita sebanyak sebanyak 2.082.039 pcs dari 956 item produk kecantikan impor ilegal dari sebuah gudang di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Jumat 5 Juni 2026.

OPINI
Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Memahami Dinamika Interaksi di Era Digital pada Zaman Sekarang

Kamis, 4 Juni 2026 | 21:36

Di era digital pada saat ini bagian yang tidak terpisahkan atau tidak bisa kita tinggalkan di kehidupan kita sebagai manusia adalah komunikasi yang di mana komunikasi itu bisa membuat atau menyampaikan berbagai informasi dengan cepat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill