Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik
Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TANGERANGNEWS.com-Satu orang tewas dalam tawuran antar kelompok massa di KH Hasyim Azhari, depan Gang Pentil, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Sabtu (26/3/2017) malam.
Satu korban diketahui bernama Ferdian Fikri, 15, warga Gang Gabel, Kelurahan Buara Indah, Kota Tangerang. Korban tewas akibat luka tusuk di dada bagian bawah dan pergelangan tangan.
Berdasarkan informasi peristiwa itu berawal dari rombongan sekitar 50 orang supporter Persita yang pulang sehabis menonton pertandingan sepakbola di lapangan Sukadiri Mauk, Kabupaten Tangerang, antara kesebelasan Persita dengan Sukadiri.
Saat supporter Perisita melintas di Jalah KH Hasyim Azhari menggunakan kendaraan angkutan umum R10. Kemudian massa suporter dihadang oleh massa dari warga sekitar lokasi, hingga terjadi keributan yang mengakibatkan satu korban luka tusuk. Korban sempat dibawa ke IGD RS Husada Insani, namun nyawanya tak dapat diselamatkan.
Tawuran baru berhenti sekitar pukul 21.30 WIB setelah petugas Polres Metro Tangerang terjun ke lokasi membubarkan masa. Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Arlon Sitinjak membenarkan peristiwa tawuran yang menewaskan satu orang tersebut. Saat ini pihaknya masih memeriksa 11 orang saksi. Sedangkan jasad korban telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.
"Penyebab tawuran belum diketahui. Pelaku juga masih dalam penyelidikan," katanya.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.
TODAY TAGKawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mematangkan rencana percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api relasi Rangkasbitung–Merak.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews