Connect With Us

Kasat Intel Polres Tangerang yang tampar buruh wanita akan minta maaf

Yudhistira | Minggu, 9 April 2017 | 20:00

| Dibaca : 3261

Yanti seoang buruh wanita dipukul Kasat Intel Polres Metro Tangerang Kota AKBP Danu Wiyata saat sedang berdekat soal demonstrasi, Minggu (9/4/2017). (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)

 
TANGERANGNEWS.com-Kasat Intel Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Danu Wiyata mengaku akan meminta maaf kepada Emilia Yanti, seorang buruh wanita yang ditamparnya di Tugu Adipura, Kota Tangerang, Minggu (9/4/2017).


Yanti yang dikenal vocal memang tidak kendur saat berhadapan dengan Danu yang sudah diketahuinya sebagai Kasat Intel. Sebab, Yanti memiliki argumen sendiri untuk tetap melaksanakan aksi demonstrasi.

Video Pemukulan Yanti

 

Namun, kesabaran Danu seperti yang ada di dalam tayangan video sepertinya sudah habis. Dia pun langsung menampar Yanti saat debat dengan dirinya.
Danu mengaku dirinya segera akan melakukan pertemuan dengan Yanti.


Menanggapi hal itu, Kasat Intel Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Danu Wiyata Subroto mengatakan, bahwa dirinya akan menjalin komunikasi dengan buruh yang berdebat dengannya.


Aksi demo puluhan buruh dari Serikat Buruh Garmen Tekstil dan Sepatu Gabungan Serikat Buruh Independen (SBGTS-GSBI) di tugu itu  dibubarkan paksa oleh aparat Satpol PP dan Polres Metro Tangerang, Minggu (9/4/2017) pagi.


Namun, sayangnya saat pembubaran itu, diwarnai  tindakan kekerasan terhadap Yanti yang menolak dibubarkan saat menuntut  dihapuskan Perwal No.02/2017 tentang larangan aksi demo hari Sabtu dan Minggu di Kota Tangerang.


"Tentunya segera saya  akan berkomunikasi dengan Ibu Yanti," katanya.  Dia juga mengaku sudah langsung menghubungi Kokom Komalawati Sekretaris GSBI. " Insya Allah nanti malam kalau Ibu Yantinya bersedia. Tentunya saya akan meminta maaf," ujarnya

BANTEN
Semi Final Musabaqoh Kitab Kuning digelar di Serang

Semi Final Musabaqoh Kitab Kuning digelar di Serang

Minggu, 7 Mei 2017 | 17:00

"Kami mencoba mengembalikan tradisi lama melakukan kajian kitab-kitab kuning akan menjauhkan kita dari kesesatan pengetahuan dan informasi palsu (hoax)," tuturnya.

SPORT
30 Tim SSB Se-Jabodetabek Ikut Angkasa Pura II Junior League

30 Tim SSB Se-Jabodetabek Ikut Angkasa Pura II Junior League

Minggu, 9 April 2017 | 12:00

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 30 tim SSB di Jabodetabek ikut dalam Liga Sepak Bola usia dini bertajuk dini bertajuk 'Angkasa Pura II -Indonesia Junior League' . Liga tersebut resmi digelar Minggu (9/4/2017) pagi di Lapangan Bandara Internasional Soekarno-Ha

TEKNO
10 Langkah Mudah Menghadapi Kejahatan Siber

10 Langkah Mudah Menghadapi Kejahatan Siber

Kamis, 6 April 2017 | 14:00

Internet telah mengubah gaya hidup kita, mulai dari cara menyelesaikan pekerjaan, berkomunikasi, melakukan aktivitas sosial, berbelanja, mencari hiburan semua berubah berkat keberadaan internet. Dengan segala kelebihannya yang membuat hidup terasa menjadi

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

"Satu-satunya cara melakukan sebuah pekerjaan yang luar biasa adalah dengan mencintai apa yang sedang Anda kerjakan."

Steve Jobs