Connect With Us

Air Liur keluar, insiden Kasat Intel Vs Buruh Wanita

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 10 April 2017 | 20:00

| Dibaca : 6861

Yanti seoang buruh wanita dipukul Kasat Intel Polres Metro Tangerang Kota AKBP Danu Wiyata saat sedang berdekat soal demonstrasi, Minggu (9/4/2017). (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Waka Polres Metro Tangerang Kota,  AKBP Erwin Kurniawan pada Senin (10/4/2017) menjelaskan bahwa peristiwa insiden penamparan yang dilakukan oleh Kasat Intel AKBP Danu Wiyata disebabkan adanya air liur yang mucrat ke muka perwira polisi itu.


Aliansi buruh PT Panarub Tangerang sempat bersitegang dengan Danu yang sudah emosi karena para buruh tak memiliki izin untuk berdemo.
Kemudian.salah seorang aktivis buruh, Emilia Yanti dalam debat tanpa sadar mengeluarkan air liur hingga mengenai wajah Danu.  Kejadian tersebut berlangsung di Tugu Adipura, Kota Tangerang pada Minggu (9/4/2017).

“Pertama dia itu ngomong terus saat ditenangkan oleh polisi. Tanpa disadari air liurnya muncrat dan terkena wajah Pak Danu. Pak Danu reflek melakukan perbuatannya itu," ujar Waka Polrestro Tangerang, AKBP Erwin Kurniawan, Senin (10/4/2017).

Danu sendiri sudah mengakui dia khilaf, dan telah meminta maaf. "Pak Danu mengaku khilaf dan sudah minta maaf," ucapnya.
Sementara itu, Kokom coordinator aksi mengatakan, Danu harus diproses secara hukum."Kalau soal minta maaf kita memaafkan.  Soal air liur muncrat, kok sampai harus menampar. Bahkan yang ditampar ini adalah perempuan. Nah kalau soal hukum terus berlanjut, " kata Kokom.

Dia mengaku senang Kapolrestro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan mau menyambut buruh yang mengharapkan adanya keadilan.
Kapolres Harry sendiri mengaku sangat meminta maaf atas insiden tersebut. Sebagai pemimpin,  dirinya siap menanggung resiko atas peristiwa itu.”Sudah diperiksa di Polda,” ujarnya.


OPINI
Earth Hour: Peringatan Bagi Manusia di Bumi

Earth Hour: Peringatan Bagi Manusia di Bumi

Rabu, 4 April 2018 | 12:00

Kondisi iklim yang semakin hari mengalami perubahan tidak menentu akibat adanya proses pemanasan global membuat bumi bekerja semakin keras. Masyarakat dunia memiliki peran besar terhadap perubahan iklim yang terjadi.

BANTEN
Banten Didorong Menjadi Smart City

Banten Didorong Menjadi Smart City

Rabu, 4 April 2018 | 19:00

TANGERANGNEWS.com-Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, Provinsi Banten dipandang sudah selayaknya menerapkan

"Penderitaan terburuk dalam hidup bukanlah dengan kalah, kehilangan sesuatu maupun kemalangan yang menimpa, melainkan rasa takut akan sesuatu dan kemudian ketakutan itu tak pernah terlepas dari diri Anda."

Anonim