Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Peniadaan Gerbang Tol (GT) Karang Tengah ke tol dalam Kota Tangerang (Tol Kebon Nanas) menjadi sistem integrasi tol Tangerang Merak, memberikan dampak yang cukup signifikan bagi Kota Tangerang.
Dampak yang langsung dirasakan oleh pengguna jalan di Kota Tangerang adalah kemacetan yang terjadi ditiap akses keluar dan masuk Kota Tangerang.
Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah, memngaku akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengevaluasi permasalahan kemacetan imbas dari dialihkannya pintu Tol Karang Tengah.
"Kita akan bersurat kepada pemerintah pusat, karena kita tidak ingin akses keluar masuk Kota Tangerang terjadi bottleneck atau penyempitan jalur,"ucap Arief, kemarin.
Arief juga berharap, agar pemerintah pusat dapat memikirkan solusi yang komprehensif dalam menanggulangi kemacetan yang terjadi di dalam kota Tangerang akibat dari dihilangkannya pintu Tol Karang Tengah, yang secara langsung berdampak pada menumpuknya kendaraan di jalan protokol Kota Tangerang. Sehingga mengganggu mobilitas masyarakat, baik itu karyawan maupun para pelajar yang akan bersekolah.
"Semoga pemerintah pusat bisa segera mengambil sikap, karena dampaknya bukan hanya ke pekerja yang mau ke Jakarta tapi juga ke anak sekolah," ungkap Arief.
Pantauan TangerangNews.com pada Selasa (11/4/2017) sekitar pukul 12.40 WIB, kemacetan di ruas tol Kebun Nanas sendiri sudah berangsur mulai terkendali. Pihak Jasa Marga memberlakukan tiket manual dengan jumlah petugas satu loket tiga orang. Hal itu lumayan mampu mengurai kemacetan.
Untuk jarak dari Kebun Nanas ke Bandara Soekarno-Hatta sendiri pada siang tadi biasanya macet di GT Karang Tengah. Namun, kini sudah tidak ditemukan lagi kemacetan. Waktu pun relatif singkat, tidak sampai 30 menit ke Bandara.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGSebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews