Connect With Us

Begal Ini gunakan Istri untuk korban mata keranjang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 11 April 2017 | 15:00

Petugas Polres Metro Tangerang menyita barang bukti hasil kejahatan dari pasangan suami istri di Cipondoh, Selasa (11/4/2017). (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Pasangan suami istri (Pasutri) M Efendi dan Novianti, warga Kampung Ketapang, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, kompak menjadi begal. Dalam aksinya Novianti  berpura-pura memacari korban.

Kapolsek Cipondoh Kompol Bayu Suseno mengatakan, kedua pasangan ini sudah beraksi dua kali. Hal itu keduanya lakukan sejak mereka masih berpacaran. Novianti berperan memancing korban dengan berkenalan via SMS, kemudian mengajak bertemu dan bercumbu di semak-semak yang sepi.

"Lalu korban diajak jalan menggunakan sepeda motornya. Saat ditempat sepi, suaminya yang sudah mengintai langsung merampas sepeda motor korban," jelasnya, Selasa (11/4/2017).

Mereka pun berhasil ditangkap setelah aksinya yang ke dua. Korban yang motornya dirampas di Jalan Benteng Betawi, Kecamatan Cipondoh, melaporkan hal itu ke Polsek.

"Dari hasil penyelidikan, diketahui Novianti yang ngajak jalan korban merupakan bagian dari pelaku. Polisi berhasil menangkap mereka di rumahnya di Kampung Ketapang," paparnya.

M Efendi sudah diamankan ke Polsek Cipondoh. Namun istrinya Novianti belum bisa dibawa karena tengah dalam kondisi hamil sembilan bulan.
"Kita tunggu tersangka lahiran," pungkasnya.

NASIONAL
Jadi Pemasok ke NTT, Warga Aceh Ditangkap di Tangerang Simpan 42 Ribu Butir Narkoba dan Obat Keras

Jadi Pemasok ke NTT, Warga Aceh Ditangkap di Tangerang Simpan 42 Ribu Butir Narkoba dan Obat Keras

Senin, 18 Mei 2026 | 21:15

Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggulung jaringan pengedar psikotropika lintas pulau.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill