Connect With Us

KPK Apresiasi Upaya Pemkot Tangerang dalam Cegah Korupsi

Advertorial | Selasa, 11 April 2017 | 21:00

| Dibaca : 240

KPK Apresiasi Upaya Pemkot Tangerang dalam Upaya Cegah Korupsi (@tangerangnews 2017 / Raden Bagoes Irawan)

TANGERANGNEWS.com-Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang bebas dari tindakan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Korupsi), terus diupayakan secara berkelanjutan. Kali ini melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan Korupsi di lingkungan Pemkot Tangerang, yang digelar oleh Inspektorat Kota Tangerang, Selasa (12/04) di Ruang Akhlakul Karimah.


Tak hanya para pejabat di lingkup Pemkot Tangerang yang ikut serta, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), meliputi pimpinan DPRD, kepolisian, kejaksaan,   serta unsur TNI, juga turut hadir.

Kepala Satuan Tugas Unit Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Asep Rahmat Suwandha, yang hadir sebagai narasumber pun turut mengapresiasi atas komitmen para pejabat dari lingkup eksekutif dan legislatif di Kota Tangerang dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel melalui upaya pencegahan Korupsi.

"Kehadiran para pejabat di Kota Tangerang hari ini, menunjukan komitmen untuk bersama-sama cegah Korupsi. Saya harap terus berlanjut dengan  implementasi seperti yang telah berjalan selama ini di Kota Tangerang,  "tuturnya.

Komitmen itu , lanjut Asep, diantaranya ditunjukan oleh Pemkot) Tangerang dengan menetapkan Rencana Aksi (Renaksi) pemberantasan korupsi terintegrasi pada tahun 2016. Melalui keputusan Wali Kota Tangerang Nomor 800/Kep.506-Inspektorat/2016. Dengan fokus Renaksi pada pengelolaan APBD, pengadaan barang dan jasa, optimalisasi pendapatan, perijinan/pelayanan terpadu satu pintu, manajemen SDM, pengawasan dan pengendalian serta pengelolaan aset/barang milik daerah.

Di mana KPK terus melakukan pendampingan atas progres pelaksanaan Renaksi melalui monitoring evaluasi.

Asep juga mengungkapkan, pihaknya punya ekspektasi lebih kepada Kota Tangerang karena kami lihat penyelenggaraan pemerintahan di Kota Tangerang sudah cukup bagus. Seperti halnya tata kelola di lingkup Pemkot Tangerang yang sudah terintegrasi melalui berbagai aplikasi E-Governmentnya.

Bahkan dirinya meminta kepada Pemkot Tangerang untuk turut berbagi berbagai inovasinya tersebut kepada daerah lain.

"Itu ekspektasi kami. Pemkot Tangerang dapat menjadi salah satu daerah yang dapat turut berkontribusi, selain untuk kemajuan kotanya juga dapat berbagi pada daerah lain yang membutuhkan," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan, berkumpulnya kita semua hari ini, tentu saja memiliki makna strategis dalam rangka komitmen kita bersama untuk menghindari dari tindakan Korupsi. Dengan demikian, dapat tercipta pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

"Dengan komitmen yang tinggi dan kesamaan persepsi dari seluruh unsur penyelenggara pemerintahan yang hari ini dan seterusnya kita upayakan, insya allah kita semua dapat mencegah Korupsi, " tegasnya.

Di mana Pemkot Tangerang akan terus berupaya melaksanakan program pencegahan Korupsi terintegrasi dengan memanfaatkan sumber daya yang telah dimiliki. Diantaranya melalui pemanfaatan teknologi yang memaksimalkan kemampuan dari segi brainware, hardware dan software.

SPORT
30 Tim SSB Se-Jabodetabek Ikut Angkasa Pura II Junior League

30 Tim SSB Se-Jabodetabek Ikut Angkasa Pura II Junior League

Minggu, 9 April 2017 | 12:00

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 30 tim SSB di Jabodetabek ikut dalam Liga Sepak Bola usia dini bertajuk dini bertajuk 'Angkasa Pura II -Indonesia Junior League' . Liga tersebut resmi digelar Minggu (9/4/2017) pagi di Lapangan Bandara Internasional Soekarno-Ha

BANDARA
Sistem Tiket Kereta Bandara Non Tunai

Sistem Tiket Kereta Bandara Non Tunai

Jumat, 26 Mei 2017 | 14:30

TANGERANGNEWS.com- PT Railink operator kereta Bandara Soekarno-Hatta memastikan menerapkan sistem non-tunai untuk melayani penumpang.

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

"Satu-satunya cara melakukan sebuah pekerjaan yang luar biasa adalah dengan mencintai apa yang sedang Anda kerjakan."

Steve Jobs