Connect With Us

Curi motor di Jatiuwung, Rahmat Nyaris Tewas dikeroyok massa

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 16 April 2017 | 12:00

Tersangka Rahmad, 25, babak belur dihakimi massa karena kepergok mencuri sepeda motor, Minggu (16/4/2017). (@TangerangNews.com 2017 / Rangga A Zuliyansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda pengangguran, Rahmad, 25, nyaris tewas dikeroyok massa karena kepergok mencuri sepeda motor di Kampung Uwung Girang, RT03/11, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Sabtu (15/4/2017) malam.

Beruntung, aksi main hakim sendiri itu dihentikan polisi dan pelaku diamankan ke Polsek Jatiuwung.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Rahmad bersama rekannya yang belum diketahui identitasnya mencoba mencuri sepeda motor Honda Beat Nopol B-3540-CFF milik Suryadi yang terparkir di depan rumahnya.

Saat Rahmad tengah membobol kunci kontak dengan leter T. Korban keluar dan langsung meneriaki tersangka.

Warga sekitar yang mendengar ada maling mencoba mengejar pelaku. Akhirnya, Rahmad berhasil ditangkap hingga jadi bahan bulan-bulanan warga yang emosi.

“Pelaku ada dua, satu lari, satu ditangkap warga dan babak belur dihajar. Untuk polisi cepat merapat dan membawa kelaku yang dihakimi massa,” jelas Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani, Minggu (16/4/2017).

Dari tangan pemuda asal Lampung ini, diamankan satu buah kunci liter T berikut anak kunci dan satu buah obeng min begagang warna kuning.

“Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang curanmor dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” kata Triyani.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill