Connect With Us

Percepat Infrastruktur Kota Tangerang, Dinas Pertanahan Bantu OPD Belanja Lahan

Advertorial | Selasa, 18 April 2017 | 21:00

| Dibaca : 898

Kepala Dinas Pertanahan Kota Tangerang, Asep Suparman (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang masih butuh lahan banyak untuk pembangunan infrastruktur. Meski dananya sudah dianggarkan  untuk
pembebasan lahan, namun prosesnya tidak mudah. Sementara pembangunan yang sudah direncanakan harus tetap jalan.

Nah, untuk mempercepat program pembangunan, Pemerintah Kota Tangerang pada awal 2017 lalu membentuk Dinas Pertanahan sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru. Dinas tipe C ini bertugas membantu walikota melaksanakan urusan  pemerintahan di bidang pertanahan yang menjadi kewenangan daerah.

Dinas Pertanahan memiliki dua bidang, yaitu bidang fasilitasi administrasi pengadaan tanah, sertifikasi dan dokumentasi dengan membawahi tiga seksi. Bidang advokasi dan pengawasan tanah milik Pemda  dengan tiga seksi di bawahnya.

Kota Tangerang

Namun yang perlu diketahui, kendati menangani urusan pertanahan bukan berarti OPD ini yang menganggarkan dananya. Untuk belanja lahan,
anggarannya  tetap di masing-masing OPD yang membutuhkan lahan. Lalu dimana peran Dinas  Pertanahan? Asep Suparman, selaku Kepala
Dinas menjelaskan, bahwa Dinas Pertanahan berperan membantu  OPD lain yang akan belanja lahan.

“Era  dahulu, ya. Dinas Pertanahan yang
menganggarkan belanja lahan. Tapi  sekarang tidak demikian, kami hanya memfasilitasi administrasi.  Anggaran pengadaan tetap ada di
masing-masing OPD yang membutuhkan,”jelas Asep.

Karena menurutnya yang tahu betul kebutuhan lahan yang akan dipergunakan ada pada OPD masing-masing. Misalkan, Dinas Kesehatan
untuk gedung Puskesmas, kata Asep, dinas itu tahu berapa luas lahan yang diperlukan dan lokasi yang strategis untuk bangunan Puskesmas.

Tahap awal setelah dibuat dokumen perencanan pengadaan lahan, OPD menganggarkan sesuai kebutuhan, luasan tanah dan penentuan lokasi,
barulah diajukan ke Dinas Pertanahan. Kemudian, kata Asep, pihaknya bergerak ke lapangan untuk melakukan pengukuran, menunjuk tim
appraisal  sebagai penaksir harga tanah serta sosialisasi kepada warga sekitar  dan pemilik lahan.

Ia berharap, dengan dibentuknya Dinas Pertanahan urusan pembebasan lahan untuk pembangunan bisa lebih cepat prosesnya. Sehingga OPD lain
bisa lebih fokus dengan urusan masing-masing bidangnya. “Hal ini sudah kita  sampaikan dalam forum SKPD, silakan kepada OPD yang membutuhkan
lahan  untuk menginventarisir kebutuhan lahannya dan mengajukan ke Dinas Pertanahan,” pungkas Asep. (ADV/AM)

AYO! TANGERANG CERDAS
Kini Binus Univesity Buka Program Studi Baru Program Profesi Insinyur

Kini Binus Univesity Buka Program Studi Baru Program Profesi Insinyur

Senin, 12 Juni 2017 | 11:00

TANGERANGNEWS.com- Binus University membuka studi baru yakni Program Profesi Insinyur (PPI). Theresia Hastuti, Marketing Communication Binus University mengatakan, hal itu seiring dengan rencana dari pemerintah yang gencar melakukan pembangunan infrastru

TEKNO
Oppo R11 & R11 Plus Ini Bedanya

Oppo R11 & R11 Plus Ini Bedanya

Minggu, 11 Juni 2017 | 20:00

TANGERANGNEWS.com-Oppo kembali mempamerkan produk terbarunya, yakni Oppo R11 dan R11 Plus. Bedanya, hanya ukuran layar, RAM serta baterai.

WISATA
Hotel Santika Premiere ICE – BSD Sajikan Nasi Goreng Unik Dalam Batok Kelapa

Hotel Santika Premiere ICE – BSD Sajikan Nasi Goreng Unik Dalam Batok Kelapa

Senin, 17 Juli 2017 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Siapa yang tidak kenal dengan Nasi Goreng? Masakan lezat ini masih menjadi makanan favorit masyarakat Indonesia. Tidak hanya di Indonesia, Nasi goreng juga dikenal di berbagai negara dengan varian yang beragam, baik dalam segi peyajian m

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

"Tidak ada yang bisa menghentikan orang dengan sikap mental yang tepat untuk mencapai impiannya, tetapi tidak ada di bumi ini yang dapat membantu orang dengan sikap mental yang keliru."

Thomas Jefferson