Connect With Us

Bos Baby Lobster manfaatkan Napi Lapas Tangerang

Dira Derby, Sumber detikcom | Sabtu, 6 Mei 2017 | 18:00

Petugas menunjukan benih Lobster yang diselundupkan wanita cantik untuk dikirim ke Singapura. (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)


TANGERANGNEWS.com-Penyelundupan baby lobster ke dalam Lapas pemuda Tangerang terjadi. Namun, hal itu berhasil digagalkan petugas Kepolisian.  Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, tim Subdit IV Bareskrim Polri sekitar pukul 01.00 dini hari, Sabtu 6 April 2017 mengamankan baby lobster sebanyak 6 koli atau sekitar 30 ribu ekor di dalam Lapas Pemuda Tangerang. Dua orang pengantarnya diamankan. Diduga sipir di dalam Lapas tersebut terlibat.  


"Ada di dalam Lapas Pemuda, Blok F-10, Tangerang, Banten. Rencananya akan dikirim ke Singapura melalui Jambi," katanya. Dia juga mengatakan. "Dua pelaku diamankan diduga sebagai pengantar benih lobster ke dalam Lapas Pemuda yang diduga untuk narapidana atas nama Edi Susanto alias Focen dibantu oleh beberapa petugas lapas. Selanjutnya beberapa petugas lapas dalam pemeriksaan".

Bos baby lobster diduga memanfaatkan narapidana yang ada di Lapas Tangerang untuk  mengendalikan penyelundupan benih lobster ke Singapura dan Vietnam.  Dia menerangkan, sebelumnya, sekitar satu bulan lalu, petugas sudah  mengungkap jaringan penyelundupan benih lobster bernama David Tan dari lapas Lombok, NTB.


"Selain itu juga dua petugas Lapas ditangani Tim Saber Pungli Kemenkumham. Kami telah bersurat kepada Kementerian soal adanya oknum lapas yang terlibat," tandas Martinus.

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill