Connect With Us

Wali Kota Tangerang Harap Wahidin Halim Lebih Perhatikan Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 14 Mei 2017 | 17:30

Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah saat rapat koordinasi dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, di Ruang Rapat Kementerian PUPR, Jalan Pattimura, Jakarta Selatan, Jumat (12/14/2017) lalu. (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pasca dilantiknya Wahidin Halim sebagai Gubernur Banten, Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah berharap agar Gubernur baru mampu mengkoordinasikan dan memberdayakan potensi kabupaten dan kota yang ada di Banten.

Apalagi, menurut Arief, Wahidin merupakan warga Kota Tangerang sehingga harus lebih tahu kebutuhan pembangunan di kota  tersebut.

"WH  sebagai warga Kota Tangerang harus lebih memperhatikan kebutuhan pembangunan yang perlu didukung oleh Provinsi Banten. Sehingga masalah infrastruktur Banten yang ada di Kota Tangerang bisa tertangani dengan baik, agar masyarakat lebih sejahtera ke depannya,” katanya, usai rapat koordinasi dengan Kemen-PUPR, di Jakarta, Jumat (12/14/2017).

 

Arief pun mengucapkan, selamat kepada Wahidin Halim yang akhirnya telah menjabat sebagai Gubernur Banten dan akan mulai bekerja besok.

"Selamat bekerja, semoga Banten dan Kota Tangerang akan semakin maju dan sejahtera masyarakatnya," katanya.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

TANGSEL
Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:47

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menempatkan tong komposter di sejumlah pasar tradisional guna mengurangi penumpukan sampah organik seperti sisa sayur dan buah.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill