Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com- Partai Gerindra mengupayakan mendapat posisi wakil walikota dalan Pilkada Kota Tangerang tahun depan.
Hal ini disampaikan Ketua DPD Banten, Desmon J. Mahesa dalam acara Rakorda (Rapat Koordinasi Daerah) DPD Partai Gerindra Provinsi Banten, Minggu (21/5) di Hotel Mercure Alam Sutera, Serpong.
"Partai Gerindra akan melakukan evaluasi terhadap kinerja pemerintah petahana guna mengetahui apakah kinerja pemerintah saat ini sudah melakukan tugasnya dengan benar," ungkap Desmon.
Desmon mengatakan, saat ini Gerindra akan melihat sejumlah elektabilitas kepala daerah petahana untuk dapat menentukan pasangan calon yang akan diusung Gerindra.
Langkah ini, menurutnya, merupakan pendekatan politis agar dapat menentukan dimana posisi Gerindra nantinya.
"Kami juga akan lihat, apakah kinerja selama ini sudah sesuai dengan apa yang masyarakat harapkan atau belum. Jika elektabilitas petahana tinggi di masyarakat, tentu kita mengharapkan petahana mau menggandeng partai kita menjadi wakil,” jelas Desmon.
Namun, Desmon menegaskan, apabila elektabilitas petahana rendah dan kinerjanya jauh dari harapan masyarakat, Gerindra akan merebutnya dan memasang kadernya untuk maju di Pilkada.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGBerdasarkan hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terungkap bahwa 13 persen di antaranya mengalami anemia, yang mayoritas menyerang remaja putri.
PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews