Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com- Jalan di depan Kelurahan Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang membuat pengendara yang melintasinya kesal. Sebab, jalannya bergelombang tak rata, bahkan di beberapa titik berlubang cukup dalam.
Hal itu belum lagi ditambah dengan bau tak sedap yang berasal dari sampah yang berada di pinggir jalan dekat sungai.
Padahal, jalan tersebut saat ini menjadi jalan utama bagi warga Tangerang yang akan bepergian ke Bandara International Soekarno-Hatta, pasca Pintu M1 ditutup karena terrena proyek Kereta Bandara. Warga sekitar mengaku sudah geleng-geleng kepala karena pernah menyampaikan perihal tersebut kepada Lurah setempat.
Namun, hingga sudah setahun lebih dilaporkan, tidak ada tindakan apapun dari Pemkot Tangerang. Kondisi jalan tersebut terlihat mengalami pengelupasan aspal dan retak-retak, terutama sebelum sampai persimpangan.
“Jujur saja saya mah, sudah pernah saya laporkan kepada Pak Lurah mengenai kerusakan jalan ini. Dia juga kan tiap hari pasti lihat. Tetapi dia (Lurah) bilang akan disampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum. Nyatanya, hingga satu tahun lebih saya laporkan, tidak ada tindakan apa pun,” kata Iwan warga yang tinggal tak jauh dari kantor Kelurahan, Jumat (2/6/2017).
Dia menceritakan, peristiwa kecelakaan tidak hanya terjadi pada pagi tadi. Menurutnya, sudah sering pengendara motor yang tersungkur karena tak mengira, lubang di jalan itu sampai sangat dalam. “Memang yang menjadi korban utamanya adalah roda dua, lebih sering sih barang bawannya pecah terjatuh karena kondisi jalan yang seperti ini,” terangnya.
Iwan menjelaskan, pagi tadi ada kecelakaan tunggal pengendara sepeda motor yang terjatuh di jalan tersebut. “Parah sin enggak ya, cuma itu laptopnya rusak sama motornya lecet-lecet. Laptopnya pecah di dalam tas. Kasian lihatnya,” terangnya.

Selain jalan rusak, pemandangan di jalan tersebut juga diwarnai dengan sampah yang berserakan dan berterbangan ke jalan. Baunya pun sudan tercium tak sedap bagi pengguna jalan. Iwan berharap Pemkot Tangerang segera memperbaikinya. “Semoga saja Pemerintah masih ada hati untuk segera memperbaikinya serta mau menngangkut sampah yang sudah bau busuk,” ujarnya. (DRA)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Masyarakat yang sedang mencari hunian atau peluang investasi properti kini punya kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan dari Paramount Land melalui ajang Paramount Land Big Exhibition 2026.
Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, Howard Johnson by Wyndham Tangerang bersama Aroma Bumbu Eatery & Cafe menghadirkan sejumlah promo khusus bertema budaya Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews