Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos
Senin, 27 Juli 2026 | 20:21
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Konsep smart city atau 'kota pintar' menjadi sebuah trend yang kini mulai diterapkan dan dikembangan di berbagai daerah di Indonesia. Konsep yang memanfaatkan teknologi dan informasi ini menjadi impian bagi kota di Indonesia. Apalagi, konsep ini diyakini mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah terutama terkait dengan pelayanan publik.
Salah satu kota di Indonesia yang sudah menerapkan konsep 'kota pintar' adalah Kota Tangerang. Berbagai inovasi dilakukan dengan menyediakan beragam aplikasi untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat. Aplikasi-aplikasi kepentingan publik di Kota Tangerang dirangkum dalam Tangerang LIVE berbasis android.
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melaunching sebuah program "Gerakan Manuju 100 Smart City". Gerakan ini dilaunching saat Indonesia Smart City Summit 2017, di Hotel Four Point by Sheraton, Makasar, 22-23 Mei 2017.
Kota Tangerang menjadi satu diantara 25 kota/kabupaten yang terpilih untuk mensosialisasikan "Gerakan Menuju 100 Smart City" kepada lebih dari 100 pemimpin kota/kabupaten di Indonesia. Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menilai, "Gerakan Menuju 100 Smart City" akan mampu memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat tentang kemudahan dalam memberikan pelayanan publik agar lebih efektif dan efisien.
Wali Kota bersama 24 kepala daerah lain yang menjadi pilot project dalam program tersebut melakukan penandatanganan MoU dengan kementerian dalam rangka pengembangan smart city di Indonesia. Terkait pengembangan smart city, wali kota menuturkan kementerian akan mempersiapkan masterplan yang lebih komprehensif serta memberikan pelatihan bagi pemerintah untuk lebih dapat mengintegrasikan kebutuhan masyarakat dengan program yang dimiliki pemerintah.
Saat ini Pemkot Tangerang terus mengoptimalkan smart city. Tahun ini merupakan tahun tahapan Smart City 2.0 yang terdiri dari dua bidang pemerintahan dan pelayanan publik. Dalam rangka mendukung Smart City 2.0, Pemkot Tangerang telah mempersiapkannya dengan membagi dua bidang Satuan Organisasi Tata Kerja (SOTK) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru, diantaranya bidang pemerintahan dan pelayanan publik. Kemudian ke depan, Pemkot Tangerang mengembangkan Tangerang Smart City 3.0 berbasis Geospasial atau Geographic Information System yang infrastrukturnya mulai dipersiapkan pada tahun 2017 ini.
Smart City versi 3.0 dapat men-tracking atau setiap kebutuhan maupun kondisi yang ada di lingkungan masyarakat. Salah satunya saat akan membangun jalan lingkungan, bisa diukur berapa kebutuhan bahan materialnya. Dengan pelacakan dan pengukuran yang dilakukan aplikasi teknologi ini material yang dibawa ke lokasi pembangunan sudah sesuai kebutuhan.
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TODAY TAGBagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.
Polres Tangerang Selatan (Tangsel) terus mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang mengakibatkan gugurnya personel TNI Angkatan Darat (AD), Prada ABS, 21 di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang
Festival Cisadane 2026 mencatatkan capaian yang lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Selama lima hari pelaksanaan, ajang budaya tahunan di Kota Tangerang itu berhasil menarik sekitar 139.682 pengunjung
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews