Connect With Us

Konsep Smart City Kota Tangerang Jadi Trend

Advertorial | Minggu, 4 Juni 2017 | 06:00

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menghadiri penandatanganan MOU Tangerang Smart City Partnership di Gedung Pemerintah Kota Tangerang, Selasa (20/9/2016). (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANGNEWS.com-Konsep smart city  atau 'kota pintar' menjadi sebuah trend yang kini mulai diterapkan dan dikembangan di berbagai daerah di Indonesia. Konsep yang memanfaatkan teknologi dan informasi ini menjadi impian bagi kota di Indonesia. Apalagi, konsep ini diyakini mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah terutama terkait dengan pelayanan publik.

 

Salah satu kota di Indonesia yang sudah menerapkan konsep 'kota pintar' adalah Kota Tangerang. Berbagai inovasi dilakukan dengan menyediakan beragam aplikasi untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat. Aplikasi-aplikasi kepentingan publik di Kota Tangerang dirangkum dalam Tangerang LIVE berbasis android.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melaunching sebuah program "Gerakan Manuju 100 Smart City". Gerakan ini dilaunching saat Indonesia Smart City Summit 2017, di Hotel Four Point by Sheraton, Makasar, 22-23 Mei 2017.

Kota Tangerang menjadi satu diantara 25 kota/kabupaten yang terpilih untuk mensosialisasikan "Gerakan Menuju 100 Smart City" kepada lebih dari 100 pemimpin kota/kabupaten di Indonesia. Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah menilai, "Gerakan Menuju 100 Smart City" akan mampu memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat tentang kemudahan dalam memberikan pelayanan publik agar lebih efektif dan efisien.

Wali Kota bersama 24 kepala daerah lain yang menjadi pilot project  dalam program tersebut melakukan penandatanganan MoU dengan kementerian dalam rangka pengembangan smart city  di Indonesia. Terkait pengembangan smart city,  wali kota menuturkan kementerian akan mempersiapkan masterplan  yang lebih komprehensif serta memberikan pelatihan bagi pemerintah untuk lebih dapat mengintegrasikan kebutuhan masyarakat dengan program yang dimiliki pemerintah.

Saat ini Pemkot Tangerang terus mengoptimalkan smart city. Tahun ini merupakan tahun tahapan Smart City  2.0 yang terdiri dari dua bidang pemerintahan dan pelayanan publik. Dalam rangka mendukung Smart City  2.0, Pemkot Tangerang telah mempersiapkannya dengan membagi dua bidang Satuan Organisasi Tata Kerja (SOTK) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru, diantaranya bidang pemerintahan dan pelayanan publik. Kemudian ke depan, Pemkot Tangerang mengembangkan Tangerang Smart City  3.0 berbasis Geospasial atau Geographic Information System yang infrastrukturnya mulai dipersiapkan pada tahun 2017 ini.

Smart City versi 3.0 dapat men-tracking atau setiap kebutuhan maupun kondisi yang ada di lingkungan masyarakat. Salah satunya saat akan membangun jalan lingkungan, bisa diukur berapa kebutuhan bahan materialnya. Dengan pelacakan dan pengukuran yang dilakukan aplikasi teknologi ini material yang dibawa ke lokasi pembangunan sudah sesuai kebutuhan.

 

KOTA TANGERANG
Modus Ngaku Petugas Provider, Pria di Tangerang Gasak Puluhan Perangkat BTS Senilai Rp481 Juta

Modus Ngaku Petugas Provider, Pria di Tangerang Gasak Puluhan Perangkat BTS Senilai Rp481 Juta

Selasa, 29 September 2026 | 19:30

Tim Unit V Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota membongkar kasus pencurian infrastruktur telekomunikasi tower Base Transceiver Station (BTS).

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sullt Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sullt Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

BANTEN
Didominasi Pajak, Proyeksi Pendapatan APBD Perubahan Banten 2026 Capai Rp9,75 Triliun

Didominasi Pajak, Proyeksi Pendapatan APBD Perubahan Banten 2026 Capai Rp9,75 Triliun

Rabu, 30 September 2026 | 11:59

Berdasarkan laporan Badan Anggaran DPRD Provinsi Banten, total proyeksi pendapatan daerah pada APBD Perubahan 2026 disepakati sebesar Rp9,750 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill