Connect With Us

Sering Bentrok, Pedagang Pasar Tanah Tinggi Minta Polisi Tingkatkan Keamanan

Deni Ardiansyah | Rabu, 7 Juni 2017 | 13:00

Pasar Tanah Tinggi Kota Tangerang, Rabu (7/6/2017). (@TangerangNews2017 / Deni Ardiansyah)

TANGERANGNEWS.com - Pasca bentrok dua kelompok pemuda di Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang Sabtu (3/6/2017) lalu, kondisi pasar terbilang kondusif. Pedagang berjualan seperti biasanya dan aktivitas jual beli lainnya pun berjalan lancar, Rabu (7/6/2017). Pihak kepolisian pun telah memasang spanduk himbauan untuk saling rukun di lokasi.

Syamsudin, security di Pasar Tanah Tinggi mengatakan, stabilitas keamanan di lingkungan pasar pasca bentrok aman dan lancar terlihat dari pedagang yang memulai aktivitas seperti biasanya, begitu pun dengan para kuli panggul. "Kondisi pasar aman, karena pihak kepolisian cepat dalam bertindak, sehingga cepat kondusif juga," katanya kepada TangerangNews.com, Rabu (7/6/2017).

Pernyataan senada dari Didi Darmawan seorang kuli panggul yang sudah 15 tahun bekerja di Pasar Tanah Tinggi. Menurutnya kejadian bentrok sering sekali di pasar tersebut. Meskipun pihak kepolisian telah melakukan tindakan dengan menangkap para pelaku.

"Kadang tiap tahun ada aja bentrok, tapi saya dan temen-temen percayakan semuanya pada pengurus bisa mengatasinya sama petugas," ungkapnya.

Didi berharap agar peristiwa ini jangan terjadi kembali, agar pasar menjadi aman dan pedagang serta pembeli semakin nyaman datang ke Pasar Tanah Tinggi ini. Selain itu dia meminta agar Pemerintah Kota Tangerang bisa lebih meningkatkan keamanan di lokasi ini.

"Saya berharap agar bisa aman aja. Ya walaupun kita sering mengalami kondisi begini. Bisa saja kami kerja saat bentrok terjadi, tapi apa mungkin,"tutupnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

OPINI
Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44

Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill