Connect With Us

Kapolda Metro Jaya Iringi Pemakaman Italia

Deni Ardiansyah | Selasa, 13 Juni 2017 | 11:30

Kapolda Metro Jaya dan Kapolres Metro Tangerang menggotong keranda jenazah Almarhum italia, Selasa (13/6/2017). (@TangerangNews2017 / Deni Ardiansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan turut mengiringi pemakaman Italia Chandra Kirana Putri, 23, korban penembakan pencuri motor pada Senin (12/6/2017) siang.

Kapolda yang didampingi Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan datang ke rumah duka di Perumahan Jalan Gang Raung, RT2/10, Blok B6 No14, Perum Bugel Indah, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, sekitar pukul 10.30 WIB. Dia langsung menemui keluarga korban untuk mengucapkan rasa berduka.

Kemudian Kapolda dan Kapolres ikut menggotong keranda jenazah Italia untuk dibawa TPU Selapajang, Kecamatan Neglasari, agar segera dimakamkan. Setibanya di TPU Selapajang, jenazah pun disambut dengan Isak tangis keluarga dan kerabat korban. Terlihat dari sejumlah keluarga yang menurunkan keranda jenazah dari mobil jenazah. Tangis pecah di saat jenazah akan dikebumikan.

Pemakaman dipenuhi oleh keluarga dan rekan-rekan Italia yang ingin ikut mendoakannya. Tampak pula anggota kepolisian dari Polres Metro Tangerang Kota yang ikut serta membawa bunga untuk ditaburkan di makam Italia.(RAZ)

NASIONAL
Warga Kota Tangerang Tewas Tenggelam saat Liburan di Pulau Pahawang

Warga Kota Tangerang Tewas Tenggelam saat Liburan di Pulau Pahawang

Rabu, 25 Maret 2026 | 20:48

Suasana liburan di kawasan wisata bahari Pulau Pahawang, Desa Pahawang, Kecamatan Marga Punduh, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, berubah menjadi duka.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill