Connect With Us

Bunuh Diri, Pasutri Ditemukan Tewas Berpelukan di Karawaci

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 7 Juli 2017 | 18:30

Sepasang suami istri (Pasutri) ditemukan tewas diduga akibat bunuh diri di dalam kontrakannya, di Gang Randu Sari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Jumat (7/7/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Sepasang suami istri (Pasutri) ditemukan tewas diduga akibat bunuh diri di dalam kontrakannya, di Gang Randu Sari 1, RT3/1, Kelurahan Marga Sari, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Jumat (7/7/2017) sore. Korban bernama Sugeng, 31, dan Elin, 25, yang diketahui baru pulang mudik ini kerap bertengkar sebelum tewas.

Tewasnya kedua korban pertama kali ditemukan oleh Kakak Elin, Eko dan Rumana yang berkunjung ke kontrakan mereka sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka curiga karena pintu kontrakan dalam keadaan terkunci. Karena tidak ada jawaban ketika dipanggil, akhirnya Eko mendobrak pintu kontrakan.

Mereka pun terkejut melihat Sugeng dan Elin sudah tewas tergeletak di depan pintu kamar mandi. Kemudian mereka meminta tolong warga.

Menurut kesaksian Staff Kelurahan Margasari Suparman, saat masuk ke dalam kontrakan dirinya melihat posisi Elin telungkup di lantai. Sementara suaminya Sugeng memeluknya dengan bagian kepala tertunduk ke kepala istrinya.


Di bagian langit-langit ditemukan kain yang diduga digunakan untuk Elin untuk gantung diri. Sedangkan leher Sugeng terdapat luka sayatan pisau hingga bersimbah darah.

“Mungkin istrinya gantung diri, lalu ditemukan suaminya dan diputus talinya. Terus suaminya bunuh diri dengan menggorok leher. Tapi saya belum tahu pasti karena kita tidak berani mindahin mayatnya, jadi langsung lapor polisi,” katanya.

Sedangkan tetangga korban, Muslim mengatakan bahwa kedua pasutri asal Cilacap ini memang kerap bertengkar. Keduanya baru saja kembali mudik dari kampung halaman. “Sudah sering berantem, katanya semalem sempet berantem juga. Enggak ketahuan kapan kejadiannya tadi pagi kontrakannya sepi banget, pas ditemuin udah meninggal,” katanya.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan ketika ditemui dilokasi mengatakan, pihaknya telah melakukan olah TKP dan masih menyelidiki motif sepasang suami istri ini bunuh diri.

“Memang ditemukan ada tanda-tanda pada tubuh korban. Dari pihak istri ada tusukan, ditemukan juga satu senjata tajam jenis pisau. Saat kejadian, pintu kontrakan terkunci dari dalam. Kita masih periksa saksi kakak dari si istri yang mengetahui korban tewas,” katanya.(RAZ)

BANTEN
Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Dindikbud Banten Berlakukan Sekolah Tatap Muka Mulai 14 September, Diwajibkan Pakai Masker

Sabtu, 12 September 2026 | 16:27

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten resmi mengumumkan Pembelajaran Tatap Muka (Luring) bagi seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan SKh negeri maupun swasta mulai Senin, 14 September 2026.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

SPORT
ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo

Jumat, 4 September 2026 | 12:17

ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill