Connect With Us

2017, Pemkot Tangerang Tidak Lagi Menyalurkan Raskin

Sayuti Tan Malik | Senin, 17 Juli 2017 | 18:00

| Dibaca : 1532

Beras Bulog. (@TangerangNews2017 / Sayuti Tan Malik)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang tidak lagi menerima beras untuk rakyat miskin (Raskin) dari Bulog tahun 2017. Namun, Pemkot mengantinya dengan bantuan pangan non-tunai (BPNT).

Pramono, Kepala Bulog Subdivre Tangerang mengatakan, sejak tahun 2017, Pemkot tidak seperti daerah lain, tidak lagi menerima bantuan raskin untuk masyarakat miskin daerahnya.

"Pemkot Tangerang tahun ini sudah mulai menerapkan bantuan pangan non-tunai dari Kementrian sosial untuk masyarakat miskin di daerahnya," katanya, Senin (17/7/2017).

Pramono menambahkan, sistem yang dipakai dalam penyaluran BPNT ini menggunakan kartu yang memiliki multi fungsi, yaitu sebagai e-wallet yang dapat menyimpan data penyaluran bantuan pangan serta berfungsi sebagai kartu tabungan.

Dengan sistem ini, bantuan pangan non tunai akan langsung disalurkan ke rekening penerima manfaat, dalam hal ini e-wallet dan hanya dapat digunakan untuk membeli barang sesuai program yang ditetapkan pemerintah.

“Program ini merupakan kerjasama antara BNI dan Kemensos. Bantuannya berupa beras dan gula, itu pun baru berjalan 2 bulan di Kota Tangerang," pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam sistem penyaluran ini, dibangun pula sistem monitoring berupa Dashboard yang bersifat online untuk pemantauan, penyaluran dan penyerapan bantuan sosial serta rekonsiliasinya.

Sistem ini dapat diakses untuk kepentingan secara nasional sampai dengan desa. Untuk pengembangan ke depan, metode ini juga dapat diterapkan untuk penyaluran Bantuan Sosial atau Subsidi lainnya seperti pupuk dan elpiji, sehingga dapat mendukung program pemerintah untuk bantuan sosial dan subsidi.

Penerima BPNT dapat mendatangi Agen 46 BNI atau Agen-agen Branchless Banking lain dari Bank Himbara untuk memanfaatkan bantuan pangan tersebut. Kekhususan BPNT adalah pada penyalurannya yang hanya bisa dicairkan dalam bentuk komoditas pangan.

Pada Penyaluran BPNT perdana, BPNT hanya dapat dicairkan menjadi beras bersubsidi sebanyak 10 Kg dan gula sebanyak 2 Kg atau senilai Rp 110.000 per penerima. Bantuan tersebut tidak dapat dicairkan dalam bentuk uang.(RAZ)

BANTEN
Tangani Wabah Corona, DPRD Cilegon Wacanakan Potong Gaji

Tangani Wabah Corona, DPRD Cilegon Wacanakan Potong Gaji

Jumat, 27 Maret 2020 | 15:52

TANGERANGNEWS.com-DPRD Kota Cilegon mewacanakan potong gaji anggota dewan untuk penanganan wabah Corona. Wacana itu akan dibahas dalam waktu dekat

HIBURAN
Pekik Rabu Pagi Enigma di Jalan Gading Serpong

Pekik Rabu Pagi Enigma di Jalan Gading Serpong

Rabu, 29 Januari 2020 | 11:00

TANGERANGNEWS.com-Pekik kurang lebih sekitar 10 pemuda langsung memecah kesunyian malam di Jalan Boulevard Raya Gading Serpong, Gading Serpong, Serpong Utara, Kabupaten Tangerang pada Rabu (29/01/2020) sekitar pukul 02.30 WIB.

KOTA TANGERANG
Hati-hati! Gangster Berkeliaran di Tangerang 

Hati-hati! Gangster Berkeliaran di Tangerang 

Minggu, 29 Maret 2020 | 22:13

TANGERANGNEWS.com–Masyarakat di Tangerang mesti berhati-hati. Di tengah pandemi Covid-19 ini, segerombol orang yang kerap disebut gangster berkeliaran

PROPERTI
Pengamat Nilai Ada Celah Pada Pergub Bagi Penghuni Nakal  

Pengamat Nilai Ada Celah Pada Pergub Bagi Penghuni Nakal  

Jumat, 13 Maret 2020 | 21:57

“Untuk alasan pembatasan atau pemutusan fasilitas, itu sangat luas dan dapat dimanfaatkan oleh penghuni yang memang berniat untuk tidak membayar, karena tahu ada larangan mengenai pemutusan fasilitas dasar,” ujar Eddy, Jumat (13/3/2020).

"Kuatkan dirimu, karena semuanya akan menjadi lebih baik. Mungkin sekarang segala prahara menerpa, tetapi percayalah badai pasti berlalu"

Haile