Connect With Us

Langka, Harga Garam Masak di Tangerang Naik Dua Kali Lipat

Sayuti Tan Malik | Minggu, 23 Juli 2017 | 15:00

| Dibaca : 2389

Harga garam masak di Tangerang naik dua kali lipat karena pasokan yang langka. (@TangerangNews2017 / Sayuti Tan Malik)

TANGERANGNEWS.com- Seperti pepatah makan sayur tanpa garam. Mungkin itu lah yang akan dirasakan masyarakat Kota Tangerang, karena langkanya pasokan garam sepekan terakhir. Hal ini pun membuat harga garam masak yang di jual di toko-toko kelontong naik dua kali lipat dari biasanya.

Nuryani, warga kecamatan Pinang mengatakan, dirinya harus berputar-putar hanya untuk membeli sebungkus garam. Kalau pun ada, dirinya juga harus membayar dua kali lipat dari harga normal.

"Ini dapet juga udah putar-puter di tiga warung, ini juga cuma dapat bungkus kecil. Harganya naik biasanya Rp1000 sekarang Rp2000," katanya, Minggu  (23/7/2017).

Nuryani melanjutkan, beberapa warung dan toko mengaku kehabisan stok karena agen besar sudah kehabisan pasokan garam yang mereka miliki. "Naiknya harga garam juga berpengaruh ke harga-harga lain. Seperti ikan asin dan ikan-ikan yang lainya juga ikut naik," katanya.

Nuryani berharap, pemerintah segera menambah stok garam yang ada, sehingga masyarakat tidak kesulitan untuk mendapatkannya. "Soal harga naik mungkin sudah biasa, tapi kalau stoknya enggak ada itu yang menyulitkan masyarakat," pungkasnya.

Sementara menurut Uda, pedagang sembako di Kecamatan Pinang mengaku sudah sepekan dirinya belum mendapatkan stok garam dari agen tempatnya belanja. "Saya juga tidak mengetahui sampai kapan garam langka. Sekarang aja saya cuma mengandalkan stok lama aja," pungkasnya.(RAZ)

NASIONAL
Ratusan Mahasiswa Tangerang Kembali Geruduk Gedung DPR RI

Ratusan Mahasiswa Tangerang Kembali Geruduk Gedung DPR RI

Selasa, 24 September 2019 | 14:01

TANGERANGNEWS.com-Mahasiswa dari berbagai kampus di Tangerang akan melakukan demonstrasi menentang berbagai revisi undang-undang bermasalah yang akan segera disahkan DPR RI, Selasa (24/9/2019).

KAB. TANGERANG
13 Tahun Hidup di Kandang Ayam, Warga Jayanti Akhirnya Diperhatikan

13 Tahun Hidup di Kandang Ayam, Warga Jayanti Akhirnya Diperhatikan

Senin, 14 Oktober 2019 | 12:59

TANGERANGNEWS.com-Selama 13 tahun warga Kampung Sukasari, Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, terpaksa hidup di sebuah gubuk yang juga jadi kandang

BISNIS
Pojok Hidrasi Sehat Danone di SMS Ingatkan Minum 2 Liter Sehari

Pojok Hidrasi Sehat Danone di SMS Ingatkan Minum 2 Liter Sehari

Jumat, 4 Oktober 2019 | 13:41

TANGERANGNEWS.com-Menjaga Tubuh dari dehidrasi, Danone-Aqua Memberikan komitmen untuk terus membagikan kebaikan kepada seluruh

"Semua pengalaman dalam hidup mengajarkan pada kita hal - hal yang penting untuk terus maju."

Brian Tracy