Connect With Us

Pembuatan Akte Satu Hari Jadi di Festival Cisadane Diserbu Warga

Sayuti Tan Malik | Senin, 24 Juli 2017 | 14:00

Suasana di stand Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kota Tangerang di Festival Cisadane 2017, Senin (24/7/2017). (@TangerangNews2017 / Sayuti Tan Malik)

TANGERANGNEWS.com-Ratusan orang mengantri pelayanan pembuatan akte di stand Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kota Tangerang di Festival Cisadane, Senin (24/7/2017).

Lukman, 34, warga Neglasari mengatakan, dirinya sengaja datang di pagi hari hanya untuk mengantarkan berkas untuk pembuatan akte kelahiran anaknya yang sudah berusia 2 tahun.

"Saya ngantri dari jam 8 untuk menyerahkan data-data untuk membuat akte, karena di sini katanya bisa membuat akte satu hari jadi," katanya.

Lukman melanjutkan, dirinya sudah selesai menyerahkan data dari jam 08.30 WIB. Kemudian dirinya meninggalkan lokasi pembuatan dan kembali pada pukul 12.00 WIB untuk mengambil akte.

"Namun saya harus mengantri lagi. Antrian sudah panjang lagi saya kira bisa ditinggal pulang langsung bisa ambil siangnya," pungkasnya.

Sementara, Abdul Barkah, 34, warga  Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari mengatakan, dirinya sudah mengatri sejak pukul 09.00 WIB. Namun hingga pukul 13.00 WIB, dirinya belum juga mendapatkan pelayanan.

"Karena yang mengantri banyak sekali. Rata-rata yang datang ke sini semuanya mau membuat akte kelahiran," pungkasnya.(RAZ)

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BISNIS
Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Amani Emas Hadir di Pasar Lama Tangerang, Layani Jual Beli hingga Gadai Emas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:27

Masyarakat Kota Tangerang kini memiliki pilihan baru untuk menjual maupun menggadaikan emas.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill