Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Tim pengibar Bendera Gede Jasa harus bergantung selama 45 menit di atas ketinggian sekitar 38 meter, Rabu (2/8/2017).
Suasana di gedung Apartemen Sudirman One depan Hotel Amaris, Tangcity, Kota Tangerang selama pengibaran bendera gede jasa tampak tegang. Hal ini karena angin bertiup sangat kencang saat bendera dan sembilan orang pengibar sudah bergantungan di dinding apartemen yang beluh rapih tersebut.
Meskipun begitu, tim tetap melanjutkan rencana pengibaran bendera seluas 3350 meter ini tepat pada pukul 17.00 WIB.
Aldo, pimpinan regu pengibaran bendera mengaku sangat kesulitan dalam membentangkan bendera merah putih gede jasa tersebut. Selain karena sangat besar, tapi juga karena kencangnya angin yang berhembus di sana.
"Selain itu kita juga tidak persiapan sehingga sempat kesulitan saat melakukan penurunan. Bahkan bendera juga baru datang hari ini," katanya.
Pria yang merupakan komandan tim BPBD Kota Tangerang ini menambahkan, hal itu tentunya tidak menciutkan nyalinya dan tetap melanjutkan pengibaran bendera merah putih yang diklaim terbesar di dunia ini.
"Kami tentunya bangga dapat mengibarkan bendera dalam momentum Hari Kemerdekaan RI," tandasnya.
Sementara, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, dirinya bersama dengan Muspida dalam pengibaran bendera ini memberikan komitmen bersama dalam menjaga NKRI dalam menghadapi tantangan yang dihadapi. "Hal ini juga merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-72 tahun," pungkasnya.(RAZ)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGBandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan 35.285 jemaah haji pada musim haji 1447 Hijriah/2026.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
Masyarakat yang sedang mencari hunian atau peluang investasi properti kini punya kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan dari Paramount Land melalui ajang Paramount Land Big Exhibition 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews