Connect With Us

Hadapi Cuaca Ekstrim, Jemaah Haji Tangerang Kena Serangan Jantung

Sayuti Tan Malik | Jumat, 4 Agustus 2017 | 10:00

Ilustrasi Haji (Sumber Merdeka.com / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Mekah masuki musim panas ekstrim, satu jemah haji asal Kota Tangerang terkena serangan jantung di Madinah. Jumat (04/07/2017).

Dedi Mahfudin, Kepala Kantor Agama Kota Tangerang mengatakan bahwa cuaca Madinah ini cukup ekstrim, karena panas disana mencapai 45 derajat celcius.

"Hal ini membuat satu orang jemaah haji asal Kota Tangerang atas nama Abu Bakar Mahbun terkena serangan jantung dan saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit King Fahd," katanya.

Dedi melanjutkan, untuk mengatisipasi jatuhnya korban. Pihaknya mengaku sudah memberikan himbauan kepada para jemah haji untuk memperbanyak minum.

"Mudah-mudahan para jemaah haji asal Kota Tangerang dapat melewati prosesi haji dengan sehat," katanya.

Dedi menambahkan, saat ini jemaah haji yang saat ini sudah berada di Madinah sebanyak dua keloter yang diberangkatkan dalam penerbangan pertama Banten.

"Saat ini mereka sedang mengikuti prosesi salat arbain di Masjid Nabawi selama 5 hari," pungkasnya.(RAZ)

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

BANTEN
Benjolan di Perut Jangan Disepelekan, Hernia Bisa Berujung Operasi Darurat

Benjolan di Perut Jangan Disepelekan, Hernia Bisa Berujung Operasi Darurat

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:17

Munculnya benjolan di area perut atau selangkangan sering kali dianggap masalah biasa. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda hernia yang berisiko memicu komplikasi serius jika terus dibiarkan.

NASIONAL
Motor Tutup Pelat Nomor Tak Bisa Lagi Kabur dari ETLE, Bisa Deteksi Wajah Pengendara

Motor Tutup Pelat Nomor Tak Bisa Lagi Kabur dari ETLE, Bisa Deteksi Wajah Pengendara

Selasa, 26 Mei 2026 | 14:15

Aksi pengendara motor yang sengaja menutup pelat nomor untuk menghindari tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai jadi perhatian serius Kepolisian Negara Republik Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill