Connect With Us

Hadapi Cuaca Ekstrim, Jemaah Haji Tangerang Kena Serangan Jantung

Sayuti Tan Malik | Jumat, 4 Agustus 2017 | 10:00

Ilustrasi Haji (Sumber Merdeka.com / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Mekah masuki musim panas ekstrim, satu jemah haji asal Kota Tangerang terkena serangan jantung di Madinah. Jumat (04/07/2017).

Dedi Mahfudin, Kepala Kantor Agama Kota Tangerang mengatakan bahwa cuaca Madinah ini cukup ekstrim, karena panas disana mencapai 45 derajat celcius.

"Hal ini membuat satu orang jemaah haji asal Kota Tangerang atas nama Abu Bakar Mahbun terkena serangan jantung dan saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit King Fahd," katanya.

Dedi melanjutkan, untuk mengatisipasi jatuhnya korban. Pihaknya mengaku sudah memberikan himbauan kepada para jemah haji untuk memperbanyak minum.

"Mudah-mudahan para jemaah haji asal Kota Tangerang dapat melewati prosesi haji dengan sehat," katanya.

Dedi menambahkan, saat ini jemaah haji yang saat ini sudah berada di Madinah sebanyak dua keloter yang diberangkatkan dalam penerbangan pertama Banten.

"Saat ini mereka sedang mengikuti prosesi salat arbain di Masjid Nabawi selama 5 hari," pungkasnya.(RAZ)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill