Connect With Us

10 Tahun Edarkan Sabu, Bandar Ini Ditembak Mati Polisi di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 7 Agustus 2017 | 15:00

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan saat menunjukan barang bukti narkoba jenis sabu, Senin (07/8/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Bandar narkoba yang sudah 10 tahun edarkan sabu di Tangerang ditembak mati aparat Kepolsian Polres Metro Tangerang. Pelaku bernama Hendra, 34, ditembak karena melawan petugas di Jalan Pemuda, dekat Lapas Tangerang, Senin (7/8/2017) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, Hendra merupakan residivis dan DPO yang sudah lama menjadi incaran petugas kepolsian. Dia sudah 10 tahun menjual narkoba di wilayah Tangerang.

“Sebelumnya Hendra ditangkap polisi di bilangan Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu (6/8/2017). Kita juga juga menyita barang bukti empat bungkus sabu seberat 400 gram dari tangan pelaku,” katanya.

Kasat Narkoba Polrestro Tangerang AKBP Jonter Banuera mengatakan, Hendra mengaku membeli narkotika tersebut dari seseorang yang bernama Wawan yang merupakan penghuni Lapas di Jakarta pada Bulan Juli 2017. Hendra membeli seberat 5 Kg sabu dan sudah terjual 4 Kg.

“Namun saat hendak dilakukan pengembangan di Jalan Pemuda, tersangka melawan dan mencoba menyerang petugas hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas dengan menembak pelaku,” kata Jonter.

Hendra pun akhirnya tewas tertembak di bagian dada. Jasadnya langsung dibawa ke RSUD Tangerang. Sementara dari hasil pengembangan, petugas juga menangkap empat tersangka lain yakni Kaesar, 19, Aldi, 24, Sindi, 21, dan Sudarso, 27.(RAZ)

SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

BISNIS
RUPST 2025, bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar, Tunjuk Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama

RUPST 2025, bank bjb Tebar Dividen Rp900 Miliar, Tunjuk Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) kembali membuktikan komitmennya dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.

BANTEN
Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Wagub Banten Tegaskan MBG Jangan Berorientasi Bisnis

Selasa, 28 April 2026 | 23:21

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah memberikan peringatan keras agar program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berada pada jalur sosial dan pemenuhan gizi, bukan menjadi ajang mencari keuntungan bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill