KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Bandar narkoba yang sudah 10 tahun edarkan sabu di Tangerang ditembak mati aparat Kepolsian Polres Metro Tangerang. Pelaku bernama Hendra, 34, ditembak karena melawan petugas di Jalan Pemuda, dekat Lapas Tangerang, Senin (7/8/2017) sekitar pukul 05.00 WIB.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, Hendra merupakan residivis dan DPO yang sudah lama menjadi incaran petugas kepolsian. Dia sudah 10 tahun menjual narkoba di wilayah Tangerang.
“Sebelumnya Hendra ditangkap polisi di bilangan Cengkareng, Jakarta Barat pada Minggu (6/8/2017). Kita juga juga menyita barang bukti empat bungkus sabu seberat 400 gram dari tangan pelaku,” katanya.
Kasat Narkoba Polrestro Tangerang AKBP Jonter Banuera mengatakan, Hendra mengaku membeli narkotika tersebut dari seseorang yang bernama Wawan yang merupakan penghuni Lapas di Jakarta pada Bulan Juli 2017. Hendra membeli seberat 5 Kg sabu dan sudah terjual 4 Kg.
“Namun saat hendak dilakukan pengembangan di Jalan Pemuda, tersangka melawan dan mencoba menyerang petugas hingga akhirnya dilakukan tindakan tegas dengan menembak pelaku,” kata Jonter.
Hendra pun akhirnya tewas tertembak di bagian dada. Jasadnya langsung dibawa ke RSUD Tangerang. Sementara dari hasil pengembangan, petugas juga menangkap empat tersangka lain yakni Kaesar, 19, Aldi, 24, Sindi, 21, dan Sudarso, 27.(RAZ)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mematangkan rencana percepatan elektrifikasi dan pembangunan jalur ganda (double track) kereta api relasi Rangkasbitung–Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews