Connect With Us

Demi Anak, Janda Muda Jual Sabu di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 7 Agustus 2017 | 16:00

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan saat menunjukan para tersangka penjual narkotika, Senin (07/8/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang janda muda, Sindi, 21, nekat menjual narkotika jenis sabu demi memenuhi kebutuhan anaknya. Dia pun harus berurusan dengan petugas Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang Kota karena menjual barang haram tersebut

Sindi sendiri merupakan kekasih dari bandar narkoba bernama Hendra, yang ditembak mati petugas  di Jalan Pemuda dekat Lapas Tangerang, Senin (07/8/2017) pagi, karena berusaha melawan petugas saat hendak melakukan pengembangan.

“Dia ini teman dekat Hendra, ya bisa dibilang pacar. Dia dapat barang dari Hendra untuk dijual. Selain itu dia juga yang mengenalkan Hendra dengan orang-orang yang membeli barang tersebut,” kata Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan.

Sindi ditangkap bersama dengan tersangka lainnya, yakni Kaesar, 19, Aldi, 24,dan Sudarso, 27. Mereka mendapat barang tersebut dari Hendra di Cengkareng, Jakarta Barat.

Sebelumnya pada Sabtu (5/8/2017), Kaesar ditangkap lebih dahulu dii Karang Tengah, Kota Tangernag dengan barang bukti 11 paket sabu dan satu bungkus ganja. Kemudian dilakukan pengembangan hingga ditangkap Aldi di Karang tengah dengan barang bukti lima paket sabu. Selanjutnya, Sindi dan Sudarso ditangkap di Cengkareng pada Minggu (6/8/2017) dengan barang bukti dua paket sabu.

“Terakhir Hendra ditangkap di Dekat RSUD Cengkareng dengan barang bukti 400 gram Sabu. Namun saat pengembangan di dekat Lapas Tangerang, dia melakukan perlawanan hingga terpaksa ditembak,” jelas Kapolres.

Sindi sendiri mengaku baru berjualan barang haram tersebut. Dia terpaksa berjualan demi memenuhi kebutuhan anaknya yang masih kecil. Pasalnya, sejak berpisah dengan suaminya, Sindi kesulitan membiayai kebutuhan anaknya tersebut.

“Sejak pisah dengan suami saya butuh uang untuk anak. Saya sebenarnya baru ketemu lagi sama Hendra setelah lama enggak ketemu. Cuma jual ke orang-orang deket rumah,” katanya.(RAZ)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill