Connect With Us

Arief Berencana Kurangi Lampu Merah di Kota Tangerang

Ray | Senin, 2 Oktober 2017 | 16:00

Lampu merah Tanah Tinggi di Taman Makan Pahlawan Taruna Kota Tangerang. (@TangerangNews 2017 / Ray)


TANGERANGNEWS.com-Dengan alasan lampu merah justru sebagai salah satu penyebab kemacetan di Kota Tangerang, kini Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berencana mengurangi lampu merah di setiap persimpangan jalan yang ada di Kota Tangerang. Sebab, menurutnya, kemacetan sering terjadi di beberapa ruas jalan utama Kota Tangerang yang ada lampu merahnya. Baca Juga : Gembos Ban Urai Kemacetan di Tangerang

"Jadi sebenarnya bikin macet juga lampu merah. Ya akan dikurangi, dan perbanyak looping-looping system serta fly over dan underpass," kata Arief, Senin (2/10/2017). Arief menjelaskan, ada lampu merah yang mencapai tiga menit atau 180 detik. Hal itu tentu tidak sebanding dengan lampu hijau yang hanya sebentar, bahkan di bawah 50 detik.



Adapun looping system yang dimaksud Arief saat ini sedang disiapkan untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas di Jalan KH Hasyim Ashari, Ciledug, terutama untuk kendaraan yang mengarah ke Jakarta dari Tangerang maupun sebaliknya.


"Kami masih kaji apakah rencana ini bisa efektif, dimulai dari yang di Ciledug itu. Kalau efektif, akan kami evaluasi terus dan diberlakukan sambil merencanakan pembangunan fly over dan underpass untuk lima tahun ke depan," tutur Arief. (DBI/DBI)

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill