Connect With Us

Rapat Relokasi Pasar Lembang Dijaga Ketat Aparat

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 5 Oktober 2017 | 00:00

| Dibaca : 1456

Para Pedagang dan pihak Managemen Pasar Lembang berunding terkait di Relokasinya Pasar Lembang, Ciledug, Rabu (4/10/2017) (@TangerangNews2017 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Rapat relokasi Pasar Lembang, Ciledug, Kota Tangerang, antara para pedagang dan pihak managemen pasar, dijaga aparat kepolisian, Rabu (4/10/2017) siang. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kericuhan, lantaran adanya berbagai isu yang dikhawatirkan menyulut amarah para pedagang.

Puluhan aparat gabungan dari Polsek Ciledug dan Satpol PP Kota Tangerang tampak bersiaga di sekitar lokasi sambil memantau perundingan kedua belah pihak.

Kabid Penertiban Umum Satpol PP Kota Tangerang Gufron Falfeli menuturkan bahwa ada sebanyak 50 personil dikerahkan untuk mengamankan kegiatan rapat relokasi pedagang. "Kita disini untuk membantu mengamankan relokasi pedagang pasar lembang ke tempat yang baru," ucapnya.

BACA JUGA : Direlokasi, Pedagang Pasar Lembang Tangerang Mengeluh

Senada dengannya, Kapolsek Ciledug Kompol Sutrisno juga mengatakan bahwa terkait dengan relokasi pedagang tidak mengalami masalah hanya beberapa pedagang keliru terkait dengan isu-isu yang muncul.

"Saya berserta dengan instansi yang terkait duduk bersama pedagang berunding menyelesaikan permasalahan yang ada," jelasnya.

Sementara Sarto dari Komunitas Pedagang Pasar Lembang pun ikut berkomentar bahwa para pedagang pasar lembang pun sudah siap untuk pindah. "Kita siap pindah, ada sekitar 300 pedagang yang baru mendaftar untuk pindah ke pasar yang baru," katanya.

PASAR

Pasar Barokah yang akan menjadi relokasi pedagang pasar lembang.

Namun Manager Operasional Pasar Barokah Imanudin pun mengklarifikasi bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi dengan para pedagang kalau permasalahan ini hanya karena miss komunikasi saja antara kedua belah pihak.

"Disitu ada 120 pedagang yang belum terdaftar untuk relokasi, maka dari itu saya bedakan karena secara administrasi pedagang yang bernamakan bungol itu tidak ada dalam administrasi kepengurusan yang lama," katanya.

BACA JUGA : Para Pedagang di Pasar Malabar Pasrah Lapaknya Dibongkar

Menurut informasi yang dihimpun oleh Imanudin bahwa harga sewa lapak pedagang dengan berukuran 2x1,5 meter sebesar Rp3 juta 2x2 meter sebesar Rp4 juta dalam kontrak selama 2 tahun. Sementara untuk uang kas perbulan para pedagang dikenakan biaya sebesar Rp300 ribu setiap lapak.

Imanudin melanjutkan ada sebanyak 320 pedagang sudah mendaftar dan 620 lapak pedagang di Pasar Barokah sudah selesai. "850 lapak pedagang sudah disiapkan Pasar Barokah yang akan menjadi relokasi pedagang pasar lembang, 620 lapak sudah jadi sisanya masih dalam proses pembangunan," ungkapnya.(RAZ/HRU)

TANGSEL
MTQ Tangsel Digelar Secara Daring

MTQ Tangsel Digelar Secara Daring

Jumat, 23 Oktober 2020 | 22:50

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-11 secara daring, bertempat di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Jumat (23/10/2020

SPORT
7 Bulan Terhenti, Persita Harap Kepastian Kelanjutan Liga 1 2020

7 Bulan Terhenti, Persita Harap Kepastian Kelanjutan Liga 1 2020

Jumat, 16 Oktober 2020 | 17:57

TANGERANGNEWS.com–Persita Tangerang menyayangkan belum pastinya kelanjutan

AYO! TANGERANG CERDAS
Selama Ini Kena Hoax, Ternyata Terdapat 7 Manfaat Mandi Malam Hari 

Selama Ini Kena Hoax, Ternyata Terdapat 7 Manfaat Mandi Malam Hari 

Kamis, 17 September 2020 | 10:48

TANGERANGNEWS.com- Cerita di Indonesia selama ini mengenai larangan mandi di malam hari membuat kita terpengaruh. Mitos dan hoax mengenai kesehatan memang banyak beredar di masyarakat, terutama dahulu

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil