Connect With Us

89 Peserta Bersaing untuk Menjadi Panwascam Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 8 Oktober 2017 | 19:00

Agus Muslim Ketua Panwaslu Kota Tangerang hadir dalam kegitan tes seleksi tertulis dan wawancara para peserta untuk menjadi anggota Panwascam dalam Pilkada 2018 dan Pilpres 2019, Minggu (8/10/2017). (@TangerangNews2017 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 86 peserta mengikuti tes seleksi tertulis dan wawancara untuk menjadi anggota Panwascam dalam Pilkada 2018 dan Pilpres 2019. Tes ini diselenggarakan oleh Panwaslu Kota Tangerang di Kampus Universitas Muhammadiyah Tangerang, Cikokol, Kota Tangerang, Minggu (8/10/2017). 

BACA JUGA : Bawaslu : Ternyata Panwaslu Kota Tangerang Lebih Siap Hadapi Pemilu

Agus Muslim Ketua Panwaslu Kota Tangerang mengatakan bahwa didalam tes ini panwaslu akan lebih mempertajam tahapan wawancara. Para peserta yang ikut tes ini terdiri dari berbagai latar belakang diantaranya seperti Dosen, Guru, Akademisi, hingga Aktivis Sosial.

PESRTA

"Karena dites wawancara kita akan mendapatkan masukan-masukan dari masyarakat dan kita akan mempertajam mengenai sisi background terus apakah mereka pernah berpolitik dipartai atau tidak," ucapnya.

Dikemudian hari diharapkan, sambung Agus, sudah tidak ada permasalahan SDM lagi di internal kita, karena mereka anggota Panwancam nantinya akan merekrut Pantia Pengawas Lapangan ditingkat Kelurahan.

"Kalo ditingkat kecamatan saja sudah tidak bisa diharapkan, bagaimana mampu membreakdown ide dan gagasan besar Bawaslu untuk menjaga netralitas juga tidak bisa tercapai," tambah dia.

BACA JUGA : Panwaslu Tangsel Absen klarifikasi ijazah Palsu Wakil Ketua DPRD Tangsel

Sementara itu, di dalam tes calon anggota Panwascam ini juga netralitas mereka harus bisa dibuktikan, agar memang benar-benar tidak berafiliasi terhadap partai politik sehingga Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 berjalan lancar.

"Kita akan ganti jika penyelenggaranya sudah tidak baik, bagaimana kita menghasilkan output yang baik, kita akan menjaga itu dan kita akan berusaha bagaimana lembaga pengawas itu bisa netral, independen dan tidak berpihak," tandasnya.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Tekan Prevalensi Stunting, Pemkot Tangsel Pemperketat Pengawasan Kesehatan Ibu Hamil

Tekan Prevalensi Stunting, Pemkot Tangsel Pemperketat Pengawasan Kesehatan Ibu Hamil

Senin, 20 Juli 2026 | 14:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan mencatat penurunan angka prevalensi stunting hingga mencapai 8,2 persen pada tahun 2026. Angka ini dilaporkan telah berada di bawah rata-rata target nasional.

KAB. TANGERANG
Terbungkus Tas Hitam, Bayi Perempuan Ditemukan Pemulung di Semak-semak Kawasan Cikupa

Terbungkus Tas Hitam, Bayi Perempuan Ditemukan Pemulung di Semak-semak Kawasan Cikupa

Senin, 20 Juli 2026 | 17:51

Warga Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi berjenis kelamin perempuan di semak-semak pada Sabtu 18 Juli 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill