Connect With Us

Parkir Sembarangan, Angkutan Online Kerap Bikin Macet di Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 23 Oktober 2017 | 10:00

Dinas Perhubungan Kota Tangerang gencar melakukan operasi penertiban kendaraan yang parkir sembarangan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNews.com-Keberadaan angkutan online sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan alternatif transportasi umum, namun di sisi lain mereka juga menganggu kenyamanan karena kerap parkir di sembarang tempat sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Pantauan di lapangan, angkutan umum online terutama ojeg sepeda motor ini, kerap parkir di bahu jalan untuk menunggu penumpang, seperti di depan Taman Gajah Tunggal, Tangcity Mall dan SMAN 2 Kota Tangerang. Ketika tengah kendaran ramai, arus lalu lintas pun tersendat hingga kemacetan mengurai panjang.

Dewi salah satu pengendara mengeluhkan para ojeg online yang parkir sembarangan tersebut. “Sudah angkot ngetem, ditambah ojek online parkir sembarangan, makin macet saja,” kesalnya.

Dia pun berharap petugas lalu lintas baik Polres maupun Dishub Kota Tangerang untuk menertibkan mereka agar tidak menganggu kendaraan yang hendak melintas. “Kalau bisa dirazia itu supaya tidak ngumpul barengan di pinggir jalan. Pasti akan bikin macet,” tukasnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman mengatakan bahwa pihanya memang tengah gencar melakukan operasi penertiban kendaraan yang parkir sembarangan. Pihaknya memberi sanksi tegas dengan gembos ban. “Sejak bulan Agustus 2017 kita terus razia, sebulan biasa 20 kali,” jelasnya.

Diakuinya angkutan online memang yang paling banyak terkena sanksi tersebut. Sejak awal razia setidaknya ada setidaknya ada sekiar 232 kendaraan baik roda dua dan roda empat yang bannya digembosi. Selain itu juga ada 128 angkutan umum yang ditilang oleh Dishub dan Polisi.

“Memang didominasi oleh angkutan online. Tapi masyarakat umum juga banyak yang melanggar, termasuk para abdi negara,” jelasnya.

Dia pun kerap menegur para pengemudi angkutan online tersebut untuk tidak berkumpul di pinggir jalan yang menganggu arus lalu lintas. “kita sudah sering minta mereka agar parkirnya di tempat yang tidak bikin macet. Tapi mereka kerap membandel. Nanti kita coba sediakan parkir khusus,” tandas Saeful.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Kotak Misterius di Pasar Kemis Bikin Geger Sampai Tim Gegana Turun Tangan, Ternyata Isinya Ini

Kotak Misterius di Pasar Kemis Bikin Geger Sampai Tim Gegana Turun Tangan, Ternyata Isinya Ini

Jumat, 3 April 2026 | 20:02

Penemuan kotak misterius berbahan styrofoam di Perumahan Elok, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang menggegerkan warga sekitar, pada Jumat 03 April 2026 pukul 06.30 pagi.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

BANTEN
Polda Banten Tangkap 2 Mucikari Prostitusi Online, Janjikan Korban Gaji Rp3,5 Juta Per Minggu

Polda Banten Tangkap 2 Mucikari Prostitusi Online, Janjikan Korban Gaji Rp3,5 Juta Per Minggu

Jumat, 3 April 2026 | 19:23

Subdit IV Ditreskrimum Polda Banten meringkus dua orang berinisial AN, 29, dan TH, 23, terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus Pekerja Seks Komersial (PSK) berbasis aplikasi daring online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill