3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANGNEWS.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang akan mengembangkan potensi wisata air di Sungai Cisadane terkhusus di sepanjang Jalan Kali Pasir Indah, Kota Tangerang.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Kabid Disbudpar Kota Tangerang, Rizal Ridolloh. Dia mengatakan bahwa pihaknya belum menemukan titik terang terkait konsep wisata air yang akan dicanangkannya itu.
"Kami juga masih terus memikirkan seperti apa nantinya wisata air yang ada di Kota Tangerang yang kita akan kembangkan di Sungai Cisadane ini," ujarnya disela-sela kegiatan coffee morning di Taman Flying Deck Cisadane, Kamis (09/11/2017).
Rizal menyebut, bahwa air di sungai Cisadane ini bergerak, yang berarti pihaknya mengalami kesulitan jika ingin mengadakan wisata air di sungai tersebut.
"Artinya sungai tidak bisa diprediksi kapan menerima kiriman air, kapan ada curah hujan, sehingga tingkat keselamatannya juga kami perhitungkan lebih serius lagi," ucapnya.
Lebih lanjut Rizal menuturkan, bahwa sampai hari ini pihaknya hanya bisa mengexplore sungai Cisadane dengan kegiatan Festival Cisadane saja. Ketika kegiatan tersebut selesai, pihaknya telah mencoba wisata air seperti jalan-jalan di sungai Cisadane menggunakan perahu.
Namun wisata air seperti itu hanya digelar di kegiatan Festival Cisadane saja, belum dapat menjadi konsep untuk dijadikan potensi wisata air.
"Yang pasti dalam waktu dekat ini, wisata air seperti jalan-jalan di Sungai Cisadane menggunakan perahu pernah kami coba, sebab kemarin itu beberapa kegiatan di Festival Cisadane apa bila sudah selesai kegiatannya, warga sekitar juga mencoba membuat wisata jalan-jalan itu di sepanjang Sungai Cisadane," paparnya.(RAZ/HRU)
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGSlamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Warga Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan polusi udara dan pencemaran lingkungan yang diduga kuat ditimbulkan oleh aktivitas sebuah pabrik peleburan timah di wilayah mereka.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews