Connect With Us

Demo Pedagang Pasar Tanah Tinggi Memanas

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 15 November 2017 | 12:00

| Dibaca : 3323

Para pedagang kembali berdemo menyuarakan keinginannya di halaman Pasar Induk, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Rabu (15/11/2017). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Ratusan pedagang kembali membludak di halaman Pasar Induk, Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Rabu (15/11/2017). Demo ratusan pedagang ini semakin memanas, karena setelah mogok dagang selama tiga hari, namun tuntutan belum juga ditanggapi oleh pihak pengelola.

Dalam orasinya, mereka mengecam jika di hari terakhir ini belum juga di tanggapi oleh pihak pengelola pasar, mereka akan bergerak ke kantor Puspemkot Tangerang pada siang ini.

"Kita langsung ke Wali Kota saja, biar pada dipecatin tuh orang (pengelola)," ketus Saeful Basri Orator Demo.

Para pedagang meminta bahwa di hari terakhir ini agar seluruh elemen bisa memperhatikannya. "Ini adalah aksi ketiga kalinya, harus menjadi perhatian yang serius bagi seluruh elemen yang ada dan ini juga salah satu bentuk pencederaan kita," ujarnya.

Begitupun dengan Ketua Perkumpulan Pedagang Pasar Induk Tanah Tinggi, Luster P Siregar, mengatakan, bahwa pihaknya telah mengirimkan tembusan surat kepada DPRD, Pemkot dan pihak terkait lainnya pada dua hari yang lalu, namun belum ada balasan.

"Kami berharap instansi terkait supaya turun tangan untuk mengambil jalan tengahnya, karena kami juga telah mengirimkan surat kepadanya," katanya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ngeri, 11 Mayat Bayi Ditemukan Membusuk di Bekas Rumah Duka AS

Ngeri, 11 Mayat Bayi Ditemukan Membusuk di Bekas Rumah Duka AS

Minggu, 14 Oktober 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.comKepolisian Detroit, Amerika Serikat (AS), menemukan 11 jasad bayi di sebuah bekas rumah duka. Jasad belasan bayi itu itu berada di langit-langit rumah dengan kondisi sudah membusuk.

WISATA
Menilik Kisah Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang

Menilik Kisah Malin Kundang di Pantai Air Manis Padang

Rabu, 26 September 2018 | 12:00

TANGERANGNEWS.com-Kalau kamu orang Indonesia asli, pasti sudah nggak asing ya dengan legenda Malin Kundang. Cerita rakyat dari Sumatera Barat ini sudah diperkenalkan kepada anak-anak sejak kecil.

"Hidup lah untuk memberi yang sebanyak-banyaknya, bukan untuk menerima yang sebanyak-banyaknya"

Andrean Hirata