Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com -Untuk mencegah peredaran narkoba dikalangan pemuda, BNN Kota Tangerang memeriksa urine 316 siswa SMKN 2 Tangerang, Rabu (15/11/2017).
“Ini merupakan bentuk kerja sama antara BNN dan pihak sekolah. Terlebih test urine ini merupakan permintaan pihak sekolah sendiri,” ujar Kepala BNN Kota Tangerang, AKBP Akhmad F Hidayanto.
Akhmad mengapresia komitmen pihak sekolah yang mau ikut bekerjasama untuk membersihkan narkoba di lingkunga sekolahnya.
"Saya apresiasi pihak sekolah ini. Karena ini sebagai contoh kepada sekolah lain bahwa sebagai pemuda penerus bangsa bisa menjauhi narkoba," ucapnya.
Adapun hasil tes urine itu diketahui sama sekali tidak ada yang positif mengunakan narkoba.
"Alhamdulillah patut diacungi jempol siswa SMK 2 sebanyak 316 yang kami tes urine semuanya negatif narkoba," kata Akhmad.
Kepala SMKN 2 Kota Tangerang, Dedi Kurniadi mengatakan, bahwa dirinya mengaku sempat ragu pada awal pelaksanaan tes urine yang dilaksanakan di lingkungan sekolahnya.
“Dulu itu belum ada BNN dan menggandeng sebuah lembaga. Namun hasilnya tidak maksimal. Nah, pas BNN hadir kita mulai percaya karena BNN ada di bawah badan hukum dan punya program untuk bagaimana anak sekolah terbebas dari narkoba,” ungkapnya.
Dedi menambahkan, jika nantinya terdapat anak didik positif gunakan narkoba, anak tersebut tidak akan dikeluarkan dari sekolah. Mereka akan dibantu proses rehabilitasi dan mendapat perlindungan tersendiri dari pihak sekolah.
“Pihak sekolah juga punya tanggungjawab untuk melakukan program pemerintah Kota Tangerang, meski secara struktural SMK ada di bawah Provinsi. Namun 90 persen muridnya ya warga Kota Tangerang,” paparnya.(DBI/HRU)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGSeorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews