Connect With Us

e-Plesiran Bikin Pemkot Tangerang Raih Penghargaan Smart City

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 16 November 2017 | 15:00

Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia memberikan penghargaan Smart City 2017 kepada Pemerintah Kota Tangerang yang diwakili oleh Sekda, Dadi Budaeri, di Jakarta, Rabu (15/11/2017). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang menerima penghargaan Smart City 2017 dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk aplikasi e-Plesiran yang ada di aplikasi Tangerang Live.

e-Plesiran merupakan sebuah aplikasi layanan informasi pariwisata yang ada di Kota Tangerang. Di dalamnya berisi informasi pariwisata seperti objek wisata, kuliner dan hiburan. Selain itu juga berisi informasi berbagai fasilitas seperti masjid, bank, ATM, SPBU, kantor polisi, rumah sakit, dokter, sekolah, universitas, stasiun, terminal dan agen travel.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kepala kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki kepada Sekretaris Daerah Kota Tangerang Dadi Budaeri dalam acara Seminar & Penghargaan Menuju 100 Smart City 2017 di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Gerakan menuju 100 smart city ini merupakan program bersama antara Kemenkominfo, Kemendagri, Kemen PUPR, Bappenas dan kantor staf kepresidenan, dengan tujuan pemda dapat memaksimalkan pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah yang berkesempatan menjadi narasumber dalam seminar & penghargaan gerakan menuju 100 Smart City 2017 menyampaikan, bagaimana implementasi program - program di Kota Tangerang yang telah memanfaatkan perkembangan teknologi.

"Kota Tangerang punya aplikasi Tangerang LIVE, yang bisa disebut one stop application karena di dalamnya ada berbagai aplikasi yang bisa digunakan masyarakat untuk berbagai kebutuhan." Terang Arief.

Tak sampai di situ, dalam acara yang dibuka langsung oleh Menteri Kominfo Rudiantara, Arief juga menyampaikan dalam menuju smart city, Pemkot terus melakukan berbagai perkembangan terhadap aplikasi Tangerang Live.

"Tahun 2017 ini kami sebutnya Tangerang Live 2.0, nah di tahun depan kita naik ke 3.0. Jadi nanti kami pake sistem geospasial, supaya lebih detail pendataannya." Jelasnya.

Terakhir Arief menawarkan kepada seluruh tamu undangan yang hadir jika ingin mengadopsi seluruh aplikasi yang dimiliki oleh Pemkot Tangerang, untuk dapat digunakan di daerahnya masing - masing.

"Silahkan kalau ada temen - temen dari daerah lain yang mau pakai aplikasi milik Kota Tangerang, kami dengan senang hati untuk berbagi supaya bisa bersama sama mencapai Smart City di Indonesia," tutup Arief.(RAZ/HRU)

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill