Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Ratusan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kota Tangerang mendapatkan penyuluhan dan sosialisasi dari Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang. Hal itu untuk mengupayakan menekan peredaran narkotika yang kian gencar di Kota Tangerang.
Kegiatan penyuluhan dan sosialisasi tersebut berlangsung di Gedung DPD KNPI Kota Tangerang, Jalan A Damyati, Kelurahan Sukarasi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Kamis (16/11/2017).
“Kegiatan ini terkait penyuluhan narkoba untuk dari guru setingkat SD dan SMP. Masing-masing sekolah kita mintai perwakilannya satu minimal guru yang membidangi penyuluhan atau guru BP,” ujar Kasi Ketahanan Bangsa dan Masyarakat Kesbangpol Kota Tangerang, Achmad Dimyati.
Sekitar 400 hingga 600 guru yang hadir dari perwakilan tiap-tiap sekolah untuk mendapatkan materi tentang memberantas narkoba.
"Kalau di sekolah ini sekarang sudah banyak beredar narkoba jenis permen di sekolah. Ada orang yang tidak dikenal memberikan permen kepada anak SD selama seminggu secara gratis. Nah setelah seminggu orangnya hilang dan si anak sudah ketagihan. Pas ketemu lagi disuruh bayar dengan harga mahal,” ungkapnya.
Jelas hal itu, kata Achmad, membuat anak SD minta uang jajan yang lebih ke orangtuanya untuk membeli permen itu. “Kalau tidak dikasih uang, bisa saja anaknya nyolong atau melakukan cara lain,” jelas dia.
Sementara itu ditempat yang sama, Kepala BNN Kota Tangerang, AKBP Akhmad F Hidayanto mengatakan, bahwa pihaknya sengaja memberikan materi kepada guru tentang bagaimana mendeteksi suatu wadah atau sekumpulan orang yang terindikasi menggunakan narkoba.
"Karena, guru juga dituntut untuk peduli dengan narkoba tidak harus BNN atau polisi. Jadi pada dasarnya dari statement Pak Jokowi soal darurat narkoba di Indonesia, sehingga semuanya terpanggil untuk bagaimana menekan tindak pidana narkotika yang sedang berkembang," kata dia.
Menurutnya, pihaknya juga memperkenalkan ragam dan jenis narkotika yang ada kepada guru-guru. Hasilnya, banyak para guru yang masih tidak paham tentang aneka macam jenis narkoba.
“Juga kita adakan tes urine di tengah-tengah acara untuk meminimalisir guru yang juga menjadi pengguna,” imbuhnya.(RAZ/HRU)
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGPT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews