Connect With Us

Mencekik UMKM, Bank Keliling di Kota Tangerang Akan Dihapus Dalam Lima Tahun

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 22 November 2017 | 16:00

Kabid DPMTSP Kota Tangerang Mahdiar bersama Kabid UMKM Dinas Koperasi Sarmili,dan Serikat Saudagar Nusantara Andi Hanafi, saat berdiskusi 'Mengulas Iklim Investasi di Kota Seribu Industri', Rabu (22/11/2017). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Menengah (UMKM) Kota Tangerang berencana menghapus bank keliling dalam lima tahun ke depan. Pasalnya, wksistensi bank keliling sangat mencekik para pelaku UMKM di Kota Tangerang.

Kabid UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Sarmili mengatakan, banyak bank keliling yang meminjamkan uang kepada pelaku UMKM dengan bunga yang sangat besar. Terlebih, adanya bank keliling ugal-ugalan yang mengatasnamakan Dinas Koperasi dan UMKM untuk menipu.

"Saya ingin 5 tahun kedepan yang namanya bank keliling itu berakhir, karena sangat menjerat. Kalaupun ada, maksimal angkanya 0,25%," kaatnya, saat diskusi Iklim Investasi Kota Tangerang dengan UMKM di Komuniti Cafe, Modernland, Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (22/11/2017).

Sarmili mengungkapkan, pihaknya kerap mendapat laporan terkait penipuan yang dilakukan oleh bank keliling, terhadap peminjaman uang oleh pengusaha mikro dengan modus memberikan pinjaman secara gratis.

"Hampir satu Minggu ada aja korbannya, yang melapor ke kami sekitar 10 orang lebih lah, datanya ada dikantor. Kerugiannya ada yang Rp400rb-600rb. Alasannya mereka dengan mengasih pinjaman bermodal, gratis segala macam," ungkapnya.

Dia juga memberikan solusi, bahwa pihaknya akan melakukan kerjasama dengan Bank BJB untuk menawarkan konsep terkait pinjaman tidak berbunga. Namun itu baru rencana. “Jadi saat ini kami baru punya unit usaha satu di bandara, selebihnya masih mandiri," paparnya.(RAZ/HRU)

BANTEN
Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill