Connect With Us

Resmikan Bussines Leader, Tupperware Ubah Hidup Wanita Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 23 November 2017 | 10:00

| Dibaca : 1639

President Director Tupperware Indonesia Nining Pernama, bersama Nasional Sales Director Ricky Dendeng, secara simbolis menggunting pita dalam Peresmian Kantor Bussines Leader (BL), di Cikokol, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tupperware Indonesia berupaya mengubah hidup para wanita di Tangerang menjadi lebih baik melalui peluang bisnis. Peluang tersebut disediakan di Kantor Bussines Leader (BL) atau distibutor tanpa stok yang diresmikan Selasa (21/11/2017) di Ruko Mahkota Mas, Blok J/2, Jalan MH Thamrin, Cikokol, Kota Tangerang.

Kantor bernama BL Husnul Hikmah tersebut selain sebagai tempat penjualan prodak, juga melatih para member-member baru agar bisa berbisnis Tupperware dengan baik. Sehingga para wanita yang bergabung bisa mewujudkan mimpinya.

Tupperware

Dalam peresmian yang dilakukan secara simbolis dengan gunting pita dan lepas balon tersebut, turut hadir President Director Tupperware Indonesia Nining Pernama yang memberikan motivasi kepada para member yang mayoritas wanita. Selain itu, hadir juga Nasional Sales Director Ricky Dendeng, VP Nasional Sales Expansion Sianne Pondaag dan VP Group Sales Development Dewi.

Nining mengatakan, sesuai dengan moto Caring and Sharing, Tupperware mengajak para wanita untuk mengubah hidup dan menumbuh kembangkan rasa percaya dirinya. Dia juga berpesan agar para member tidak takut bermimpi untuk menjadi lebih baik. Dan jika mimpi tersebut telah terwujud, dia mengingatkan agar tidak lupa untuk berbagi dengan memberikan peluang kepada orang lain.

“Kita mengajak wanita untuk membuka wawasan. Kemudian meyakinkan mereka mewujudkan mimpinya lewat bisnis Tupperware. Tapi kalau sudah sukses jangan sendirian, ajak orang lain. Sesuai prinsip kita, Build People Build the Business,” katanya.

Nafisah Emir, Distributor Pertama Tupperware di Indonesia juga sempat berbagi pengalaman. Pertama kali dia membawa Tupperware ke indonesia pada Tahun 1991, belum banyak yang berminat. Namun karena berkomitmen dan kerja kerasnya untuk berbisnis Tupperware, dia pun berhasil mengembangkan produk tersebut. Kemudian dia bertekad untuk membuat wanita Indonesia menjadi lebih berdaya di Tupperware.

“Saya bahagia melihat wanita Indonesia yang semula tidak memiliki apa-apa, kini bisa mewujudkan apa yang dia mau. Di Tupperware, saya bisa mengajak seseorang, mendidik bisnis, mengembangkan karakter dan attitude sehingga bisa menjadi sosok yang lebih berarti, mandiri, serta memiliki penghasilan sendiri,” katanya.

Sementara Pimpinan BL Husnul Hikmah Irrena Novi Astuti juga mengaku mendapat perubahan yang besar dalam hidupnya ketika bergabung di Tupperware. Di usianya yang masih 30 tahun, termasuk muda untuk memimpin kantor BL yang membawahi ribuan member dan omset penjualan hingga miliaran rupiah.

“Saya merasakan sendiri, awalnya saya ini pendiam, tidak bisa ngomong dan tidak tahu caranya jualan, tapi sekarang saya dipercaya memimpin BL. Omset penjualan kita bulan Oktober 2017 mencapai Rp2,5 miliar dan kita berharap terus meningkat sampai 10-20 persen,” katanya.

Dia juga berharap ada lebih banyak wanita yang bergabung, karena 98 persen yang bergabung di bisnis Tupperware adalah wanita yang bertekad ingin berubah, memunculkan potensi dan membantu suami serta keluarganya.

 “Kita percaya dengan mendidik satu perempuan akan mendidik satu generasi, karena mereka pasti akan mendidik anak-anaknya juga,” katanya.(RAZ/HRU)

TEKNO
Stereotip Gender Tak Lagi Jadi Kendala dalam Sains

Stereotip Gender Tak Lagi Jadi Kendala dalam Sains

Rabu, 31 Maret 2021 | 19:31

TANGERANGNEWS.com-Perjuangan kesetaraan gender dalam STEM (Sains

MANCANEGARA
Rupiah Merosot, Sudah Capai Rp14.500 Per Dolar AS

Rupiah Merosot, Sudah Capai Rp14.500 Per Dolar AS

Rabu, 31 Maret 2021 | 11:32

TANGERANGNEWS.com-Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di perdagangan pasar spot, Rabu (31/1/2021) pagi. Rendahnya minat pelaku pasar terhadap aset-aset berisiko membuat mata uang Asia

""Jangan tertipu oleh orang yang membaca Al Quran. Tapi lihatlah kepada mereka orang yang perilakunya senantiasa sesuai dengan Al Quran.""

Umar bin Khattab