Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com- Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menargetkan kunjungan risatawan ke Provinsi Banten sebanyak 20 juta orang pada tahun 2019. Target ini dibahas dalam Musyawarah Daerah (Musda) PHRI yang digelar di Hotel Golden Tulip, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang, Sabtu (25/11/2017).
Ketua PHRI Provinsi Banten Ahmad Sari Alam mengatakan, untuk menarik para wisatwan ini pihaknya terus mempromosikan berbagai kesenian budaya Banten seperti Debus yang pernah digelar di sepanjang Jalan Anyer hingga mendapat rekor Muri.
“Banten lama merupakan Icon provinsi banten, namun hingga saat ini belum terpoles maksimal, sehingga daya lirik wisatawan masih kurang, khususnya wisatawan asing. PHRI Banten pernah bersih-bersih dahulu, namun hanya sebatas itu,” katanya.
Menurutnya, pemerintah daerah diharapkan lebih serius lagi dalam mempromosikan pariwisata yang ada di Banten yang selama ini masih kurang. PHRI tentunya membutuhkan dukungan dari pemerintah untuk meningaktkan pariwisata.
“Kalau infrastruktur saat ini sudah membaik yang dilakukan Pemda, hal ini tentunya ada kaitannya dengan wisatawan dan peningkatkan SDM. Kedepan dengan kerjasmaa yang baik, diharapkan target 20 juta wisatawan yang berkunjung ke Banten untuk pada 2019 bisa terlaksana dabn banten bisa menjadi primadona pariwisata lokan serta mancanegara,” katanya.
Suiz Siswandi Genaeral Manager Hotel Golden Tulip mengatakan bahwa dalam pelaksanaan Musda PHRI ke tiga ini pihaknya mendapat satu kepercayaan dari beberapa Asosiasi yang ada, karena tempat ini baru saja beroperasi.
”Ini satu kepercayaan kepada kami, ini adalah hotel baru dan ini merupakan satu keseriusan kami dalam bidang bisnis hotel yang terkait dalam dunia pariwisata agar lebih maju dan berkembang kedepannya,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Neng Nurchayati mengatakan, dalam acara Musda PHRI ini dirinya senang bisa bertatap muka secara langsung dalam dunia usaha. Semua yang di sini terbukti sudah mendedikasikan diri sedang membangun pariwisata.
“Ditambahkan bagaimana bisa menciptakan pariwisata dibuat agar benar-benar merasa aman dan nyaman, target 20 juta orang wisatawan yang masuk nanti pada tahun 2019 ini," ungkapnya.(RAZ/RGI)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menaikkan anggaran perbaikan rumah tidak layak huni pada tahun 2026 dari sebelumnya Rp71 juta menjadi Rp75 juta per unitnya.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews