Connect With Us

Ini Tiga Tempat Bersejarah di Kawasan Pasar Lama Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 29 Desember 2017 | 16:00

| Dibaca : 18959

Masjid Jami Kali Pasir. (Istimewa / Istimewa)

1. Masjid Jami Kali Pasir

Masjid Kali Pasir dibangun bersebelahan dengan Klenteng Boen Tek Bio yang pada saat itu sudah berdiri lebih dulu. Masjid yang berukuran sekitar 288 meter persegi ini didirikan pada tahun 1700 oleh Tumenggung Pamit Wijaya.

Tumenggung Pamit Wijaya sendiri berasal dari Kahuripan Bogor. Sejarah mencatat, Tumenggung Pamit Wijaya ingin melakukan syiar Islam dari Kesultanan Cirebon ke wilayah Banten. Namun, ia singgah di Tangerang dan mendirikan sebuah masjid. Pembangunan masjid sendiri dilakukan oleh warga muslim di sekitar dan dibantu oleh warga Tionghoa.

NASIONAL
Kerusakan Pipa Air Baku Aetra Tangerang Diperbaiki, Suplai Kembali Normal

Kerusakan Pipa Air Baku Aetra Tangerang Diperbaiki, Suplai Kembali Normal

Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Pada hari Sabtu (11/8/2018) Aetra Tangerang berhasil menyelesaikan perbaikan kerusakan pipa air baku yang terjadi sejak hari Kamis (9/8/2018) lalu.

BANDARA
Nama Kadin Bandara Soetta Dicatut untuk Bisnis Fiktif, Pelaku Dilaporkan ke Polda

Nama Kadin Bandara Soetta Dicatut untuk Bisnis Fiktif, Pelaku Dilaporkan ke Polda

Jumat, 21 September 2018 | 19:26

TANGERANGNEWS.com-Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Paradigma Baru Bandara Soekarno Hatta akan melaporkan seorang pria bernama

TANGSEL
Sejumlah Massa Gelar Deklarasi #2019GantiPresiden di Tangsel

Sejumlah Massa Gelar Deklarasi #2019GantiPresiden di Tangsel

Minggu, 23 September 2018 | 11:00

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU RI) menggelar kegiatan kampanye damai dua pasangan calon presiden dan wakil presiden serentak di berbagai daerah.

KOTA TANGERANG
Warga Kota Tangerang Menyemut di Jalan Sehat Sarungan

Warga Kota Tangerang Menyemut di Jalan Sehat Sarungan

Minggu, 23 September 2018 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Acara Jalan Sarungan dalam rangkaian acara Festival Al Azhom ke-7 diikuti ribuan warga Kota Tangerang, Minggu (23/9/2018) pagi.

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie