Connect With Us

Dinding Underpass Jalan Perimeter Selatan Bandara Soetta Ambrol

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 5 Februari 2018 | 19:00

Underpass di Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta longsor, Senin (5/2/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Derasnya hujan yang terjadi di wilayah Tangerang mengakibatkan underpass di Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta longsor, Senin (5/2/2018).

Terlebih longsornya underpass tersebut berada tepat di bawah rel Kereta Api Bandara Soekarno Hatta.

Kemacetan panjang pun terjadi akibat longsor tersebut akibat tanah yang ambruk itu memenuhi ruas jalan.

Kendaraan yang melintas dari arah Tangerang (M1) menuju Jalan Parimeter Selatan tersendat, begitu juga sebaliknya.

Kapolresta Bandara Soekarno Hatta Kombes Akhmad Yusep Gunawan membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihaknya sedang meninjau ke lokasi kejadian.

"Iya benar, ini lagi mau kesana," ujarnya singkat.

Sementara ini Yusep belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.(RAZ/HRU)

NASIONAL
YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Ramadan di 13 Lokasi se-Indonesia

YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Ramadan di 13 Lokasi se-Indonesia

Jumat, 27 Februari 2026 | 21:02

YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Ramadan di 13 Lokasi se-Indonesia

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Sambut Ramadan 2026, VIVERE Hotel Luncurkan Paket Menu Timur Tengah dan Nusantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 21:14

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pengalaman berbuka puasa bertajuk “A Wishful Ramadan” yang digelar di Yin & Yum All Day Dining, lantai 8

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill