Connect With Us

Sudah Siapkan Wasiat, Kakek di Neglasari Gantung Diri

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 9 Februari 2018 | 23:00

Petugas Polsek Neglasari mengolah TKP Seorang kakek berusia 65 tahun bernama Tan Hok Lim yang rela menghabiskan masa hidupnya dengan cara menggantungkan diri di Rumahnya, Jumat (9/2/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)


TANGERANGNEWS.com - Seorang kakek berusia 65 tahun bernama Tan Hok Lim rela menghabiskan masa hidupnya dengan cara menggantungkan diri menggunakan tali tambang yang diikatkan diatas kaso rumahnya.

Ia tinggal di Jalan Iskandar Muda Gang Mawar 3 RT 04/05, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Warga setempat pun geger ketika kakek tersebut pertama kali ditemukan oleh Istrinya. Dan melaporkan kepada ketua RT setempat pada Jumat (9/2/2018) pukul 14.15 WIB dalam keadaan tewas tergantung.

Kapolsek Neglasari Kompol Ubaidillah mengatakan, sebelum ditemukan istrinya sempat meninggalkan rumah untuk berkunjung ke rumah orangtuanya di wilayah Sewan, Kota Tangerang.

"Saat itu korban masih dalam keadaan tidur sendirian di dalam kamar tidur," ujarnya, malam ini.

Setelah beberapa jam bertamu, istrinya pun pulang dan langsung menguraikan air matanya karena suami tercinta sudah tak bernyawa lagi.

Terlebih suaminya juga telah meninggalkan surat wasiat di dalam sakunya untuk keluarga.

"Korban ditemukan masih menggunakan pakaian rapih. Dan di saku baju korban ditemukan surat wasiat berpita merah untuk keluarga," ungkap Kapolsek.

Menurut Kapolsek, setelah jajarannya melakukan olah tempat kejadian perkara, pihak keluarga tidak mempermasalahkan siapapun atas kejadian ini.

"Keluarganya enggak masalah. Keluarga juga tidak ingin jenazahnya dilakukan autopsi," papar Kapolsek.(DBI/HRU)

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill