Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TANGERANGNEWS.com - Hanya karena faktor ekonomi mengenai pembayaran cicilan mobil, pelaku pembunuhan sekeluarga, Efendi, 55, tega menghabisi kedua anak tirinya Nova, 19, dan Tiara, 11.
Seperti diketahui, Emang, 40, istri Efendi tak menyanggupi pembayaran mobil yang dicicilnya sehingga harus meminta uang kepada pelaku.
Inilah yang menjadi motif pembunuhan sekeluarga di Perumahan Taman Kota 2, Kecamatan Periuk, Jati Uwung, Kota Tangerang, Senin (12/2/2018) kemarin.
Setelah mendapatkan perawatan intensif selama tiga hari di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Sedikit demi sedikit saksi kunci mengungkapkan keterangannya.
Efendi menjelaskan, mengapa membunuh kedua anak tirinya yang tak bersalah itu.
Kapolrestro Tangerang Kombes Pol Harry Kurniawan menjelaskan, sebelum terjadinya pembunuhan, Emang, 40, memukul muka pelaku yang membuat pelaku
marah. Dan pelaku langsung mengambil pisau yang ada di dalam tas pelaku. Selain itu menusuk ke bagian perut dan leher Emang.
Suara teriakan Emang, membuat Tiara terbangun. "Tiara lalu bangun dan langsung ditusuk dan dibunuh oleh tersangka," ucap Kapolres.
Sementara putri sulungnya, Nova juga terbangun dalam tidurnya. Pelaku pun mencekiknya dan menusukkan pisau ke tubuh Nova.
"Setelah membunuh ketiga korban lalu tersangka membersihkan tangan dan tubuh. Tersangka masuk ke kamar belakang dan mencoba bunuh diri dengan menusuk perut dan leher," tutur Kapolres.(DBI/RGI)
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TODAY TAGPT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews