Connect With Us

Terindikasi Pungli, Gubernur Banten Pecat Kepsek SMKN 4 Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Rabu, 21 Februari 2018 | 15:00

SMKN 4 Kota Tangerang, di Jalan Veteran No 1A, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com -Gubernur Banten Wahidin Halim dikabarkan telah memecat Kepala SMKN 4 Tangerang Kusdiharto lantaran terindikasi telah memungut sumbangan pembinaan pendidikan sebesar Rp 250.000 kepada siswa tingkat X, Rabu (21/2/2018).
 
Pemecatan tersebut dilakukan setelah adannya laporan wali murid SMKN 4 Tangerang yang merasa diberatkan dengan dugaan pungli tersebut. Atas laporan itu WH mendelegasikan Inspektorat untuk menindaklanjutinya.

SMKN 4 Kota Tangerang.
               SMKN 4 Kota Tangerang.

Ikhwal itu juga seperti yang dikatakan Inspektur Provinsi Banten, Kusmayadi bahwa dirinya membenarkan terkait adanya pemeriksaan Kepala SMKN 4 Kota Tangerang.

“Iya benar, ada pemeriksaan tersebut. Tetapi mohon maaf, kami tidak bisa memberikan keterangan secara rincil dari hasil pemeriksaan tersebut,” kata Kusmayadi, Senin (19/2/2018).

Inspektorat Provinsi Banten pun bergerak cepat dan langsung memanggil Kepala SMKN 4 Tangerang Kusdiharto. Setelah diperiksa, ternyata benar hasilnya ditemukan adanya pungutan liar yang dilakukan Kusdiharto.

Sementara itu, ketika TangerangNews.com mengunjungi SMKN 4 Tangerang yang terletak di Jalan Veteran No 1A, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Rabu (21/2/2018), sejumlah pengurus Tata Usaha dan para guru menyebut bahwa Kusdiharto masih aktif berdinas di SMKN 4 Tangerang sebagai kepala sekolah.

"Kepala sekolah masih ada di dalam lagi pada istirahat, masih menjabat, biasa-biasa saja sih di sini tidak ada yang aneh," katanya.

Sementara Kusdiharto ketika coba dikonfirmasi perihal pemecatannya hanya bergeming dan tak bersedia meluangkan waktunya untuk membeberkan keterangannya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

TEKNO
YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

YouTube Eror di Indonesia, Pengguna Tak Bisa Akses Beranda hingga Shorts

Rabu, 18 Februari 2026 | 13:37

Layanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill